Showing posts with label Produk Olahan Jahe. Show all posts
Showing posts with label Produk Olahan Jahe. Show all posts

Saturday, November 17, 2012

Cara Membuat Minyak Atsiri Dari Jahe

Cara Membuat Minyak Atsiri Dari Jahe. Jahe merupakan tanaman obat berupa tumbuhan rumpun berbatang semu. Jahe berasal dari Asia Pasifik yang tersebar dari India sampai Cina. Oleh karena itu kedua bangsa ini disebut-sebut sebagai bangsa yang pertama kali memanfaatkan jahe terutama sebagai bahan minuman, bumbu masak dan obat-obatan tradisional. Jahe minyak esensial biasanya ditambahkan ke uap dan dihirup untuk membantu meringankan gejala pilek atau flu. Minyak atsiri jahe juga digunakan sebagai minyak pijat.
Anda dapat membeli minyak jahe penting di setiap toko makanan kesehatan. Namun, jahe minyak esensial, seperti minyak esensial lainnya, bisa mahal. Anda dapat membuat sendiri jahe minyak esensial di rumah dengan menggunakan beberapa bahan dapat Anda beli di supermarket lokal Anda.

Cara Membuat Minyak Atsiri Dari Jahe

1. Bilas satu cangkir jahe segar cincang (termasuk kulit) dan biarkan kering selama beberapa jam.

2 Tuangkan satu cangkir ½ 1 dari minyak zaitun dalam mangkuk oven-aman. 
Rusak jahe cincang menggunakan parutan, keju bersih kering dan transfer ke mangkuk. Aduk minyak zaitun dan jahe diparut. 

3. Tempatkan adonan ke dalam oven dan biarkan mendidih di bawah panas rendah (150 derajat Fahrenheit) selama sekitar dua jam. 

4. Tutup mangkuk dengan kain keju tidak dikelantang. Tempatkan sebuah band karet di sekitar mangkuk untuk memegang kain keju di tempat. 

5. Tuangkan minyak jahe ke dalam mangkuk. Lepaskan karet gelang, kain tipis memutar dan memeras sisa minyak dengan tangan kering bersih. 

6. Transfer minyak jahe ke dalam botol atau botol. Gunakan corong untuk mencegah tumpahan berantakan.

7. Label botol dengan tanggal yang tepat ketika Anda membuat campuran minyak jahe penting. Kehidupan rak normal minyak esensial adalah sekitar enam bulan. Setelah waktu ini, bahan mulai membusuk. Simpan minyak jahe penting dalam tempat yang sejuk dan gelap.
http://www.ehow.com/


Artikel kewanitaanberikutnya >>.



  1. Cara Cepat Membuat Wanita Orgasme
  2. Cara Memperbesar Payudara Secara Alami
  3. Cara Mencegah gatal di vagina
  4. Cara Mengatasi Ejakulasi Dini
  5. Cara Merawat Vagina
  6. Cara mempercantik payudara secara alami
  7. Cara mengobati bau pada vagina
  8. Cara mengurangi rasa nyeri haid
  9. Manfaat dari payudara berukuran kecil
kimia_indonesia minyak atsiri jahe,cara minyak atsiri jahe,kandungan jahe,penyulingan minyak jahe,kimia_indonesia minyak atsiri jahe,cara minyak atsiri jahe,kandungan jahe,penyulingan minyak jahe,cara membuat minyak atsiri,resep minyak atsiri,membuat minyak atsiri kumpulan tips,teknik membuat minyak atsiri,cara buat minyak atsiri

Saturday, October 27, 2012

Membuat Minuman Jahe Instan

Minuman Jahe Instan
Minuman Jahe, terbuktimenghangatkan tubuh ketika dinginnya musim hujanmenusuk tulang. Khasiat lainnya adalah sesuai denganbahan dasarnya yaitu Jahe yang dapat menyegarkanbadan dan mempunyai efek relaksasi setelah setelahlelah seharian bekerja.Kini banyak merek dan kemasan jahe instan yangdijual di pasaran.
Ini menandakan bahwa minumanini mempunyai nilai bisnis yang tidak bisa dianggapkecil. Proses pembuatannya pun sederhana. Mau tahucara pembuatannya? Ini dia, kami tuliskan buat anda.Selamat mencoba dan mengintip peluang pasarnya didaerah Anda.

Produksi Jahe Instan:

A. Alat
  • 1. Blender kapasitas 1 liter 1 buah
  • 2. Kain Mori 1/2 meter 1 lembar
  • 3. Ember kapasitas 5 liter 3 buah
  • 4. Gelas ukuran 200 cc 1 buah
  • 5. Pisau Stainless steel 2 buah
  • 6. Sikat baju 1 buah
  • 7. Wajan ukuran 30 1 buah
  • 8. Kompor minyak 22 sumbu 1 buah
  • 9. Centong kayu 2 buah
  • 10. Panci nomer 20 1 buah
  • 11. Saringan kelapa 1 buah
  • 12. Nampan 1 buah
  • 13. Kertas koran 3 lembar
  • 14. Sarung tangan karet 2 buah
  • 15. Lap tangan (lampin) 2 lembar
B. Bahan
  • 1. Gula pasir kasar 10 kg
  • 2. Jahe merah bersih 5 kg
  • 3. Serai 7 biji
  • 4. Daun pandan 10 lembar
  • 5. Kayu manis 1 jengkal
  • 6. Cengkeh 10 biji
  • 7. Garam beryodium 1 sdm
  • 8. Air secukupnya
C. Proses Persiapan Air Jahe
  • 1. Iris jahe ukuran 1―2 mm
  • 2. Blender irisan jahe dengan menambahkan air -+400 cc
  • 3. Setelah halus peras dengan menggunakan kainmori di atas saringan santan
  • 4. Sesudah habis kadar air perasan, tampung ampasjahe ke baskom yang tersedia
  • 5. Masukkan kembali irisan jahe 1/2 ukuran blenderdan tambahkan air perasan jahe -+ 400 cc, dan
  • seterusnya sampai selesai.
D. Proses Persiapan Air Bumbu
  • 1. Iris pandan dan serai seukuran kelingking
  • 2. Ambil kayu manis dan biji cengkeh lalu cuci
  • 3. Masukkan bahan tersebut ke dalam panci, beriair bersih -+ 2 liter
  • 4. Panasi sampai kadar air tinggal 1 liter
  • 5. Dinginkan
E. Proses Persiapan Sebelum Memasak
  • 1. Bersihkan lantai dapur
  • 2. Siapkan nampan bersih dan lapisi koran
  • 3. Siapkan mangkok untuk menaruh entong
  • 4. Buka 10 kg gula susun rapi di samping posisikerja
  • 5. Siapkan kursi duduk yang nyaman
  • 6. Bersihkan wajan dan entong
  • 7. Siapkan sapu tangan untuk pekerja
  • 8. Dekatkan material: sari jahe, garam, gula dan airbumbu
F. Proses Memasak
  • 1. Nyalakan kompor dengan warna api biru
  • 2. Ambil garam 1 sendok makan dan masukkan kedalam wajan
  • 3. Takar sari jahe 8 gelas ukuran 200 cc danmasukkan ke dalam wajan
  • 4. Takar sari bumbu 3 gelas ukuran 200 cc saringdan masukkan ke dalam wajan
  • 5. Angkat wajan di atas kompor lalu aduk perlahan-+ 10 menit
  • 6. Masukkan gula sambil terus diaduk sampai rata
  • 7. Setelah -+1 jam akan muncul gelembunggelembungsari jahe dan adukan bisa diperlambat
  • 8. Setelah -+1,5 jam gelembung yang naik akanturun perlahan, maka adukan dipecepat lagi dan
  • api kompor diturunkan
  • 9. Ketika gelembung habis muncullah bakal serbukjahe di kiri-kanan wajan
  • 10. Di sini adukan semakin cepat dan berat, makagunakan lampin untuk memegang salah satu
  • tangkai wajan
  • 11. Terus aduk sampai rata, lama-lama akan menjadiserbuk jahe kering
  • 12. Setlah kering tumpahkan jahe instan di atasnampan yang sudah tersedia
  • 13. Biarkan sampai dingin
G. Proses Pengemasan
  • 1. Jahe instan yang dingin ayak dengan alat ayakanlubang diameter -+ 3 mm
  • 2. Ayakan jahe instan dicampur dnegan susu nabatidengan perbandingan 1:10 atau 1 kg susu nabatidan 10 kg jahe instan, aduk sampai rata
  • 3. Masukkan ke dalam plastik ukuran 5x8 cm
  • 4. Masukkan 10 sachet jahe instan ke dalam mikaukuran 4A beri merek dan tutup dengan rapat
  • 5. Jahe instan siap dijual dan dihidangkan
Peluang usaha
  1. ANALISI/RINCIAN ANGGARAN BUDI DAYA JAHE
  2. KEWIRAUSAHAAN PERMEN JAHE
  3. Membuat Minuman Jahe Instan
  4. Metode Pembuatan Minyak Jahe
  5. Peluang Usaha Bisnis Minuman Jahe Merah
  6. Peluang Usaha Budidaya Jahe Gajah
  7. Peluang Usaha Minyak Atsiri Jahe
  8. Proposal Pertanian Budidaya Jahe Gajah
  9. Prospek Usaha Jahe Gajah

    cara membuat minuman jahe,Membuat Minuman Jahe Instan ,minuman herbal,minuman jahe merah,minuman jahe untuk ibu hamil,minuman,jahe instan,minuman jahe,resep,minuman jahe dan manfaatnya,khasiat minuman jahe

    Thursday, October 25, 2012

    Peluang Usaha Minyak Atsiri Jahe

    Peluang Usaha Minyak Atsiri Jahe. Jahe merupakan jenis umbi/rimpang yang sudah banyak dikenal dan digunakan oleh masyarakat luas berkaitan dengan kandungan dan manfaatnya. Pengolahan dan pemanfaat jenis rimpang yang satu ini antara lain sebagai bumbu dapur, diolah sebagai minuman hangat baik dalam bentuk segar ataupun sudah diolah lebih lanjut dalam bentuk bubuk siap pakai.
    Satu lagi yang dapat dimanfaatkan dari rimpang jahe adalah diambil kandungan minyak atsiri jahe melalui proses penyulingan. Ketersediaan rimpang jahe yang sangat melimpah serta proses pengolahan/penyulingan yang cukup mudah menjadikan Usaha pengolahan minyak atsiri jahe ini menjadi peluang usaha yang sangat sayang untuk dilewatkan.

    Mengenal lebih jauh mengenai minyak atsiri, minyak atsiri adalah senyawa mudah menguap yang tidak larut di dalam air yang berasal dari tanaman diantaranya terkandung dalam rimpang jahe. Secara garis proses pengolahan jahe untuk menghasilkan minyak atsiri adalah sebagai berikut : Minyak atsiri dapat dipisahkan dari jaringan tanaman melalui proses destilasi. Pada proses ini jaringan tanaman dipanasi dengan air atau uap air. Minyak atsiri akan menguap dari jaringan bersama uap air yang terbentuk atau bersama uap air yang dilewatkan pada bahan. Campuran uap air dan minyak atsiri dikondensasikan pada suatu saluran yang suhunya relatif rendah. Hasil kondensasi berupa campuran air dan minyak atsiri yang sangat mudah dipisahkan karena kedua bahan tidak dapat saling melarutkan.

    Metode Penyulingan

    Kandungan minyak atsiri dalam rimpang jahe kurang lebih sebesar 1-3%. Ada beberapa teknik penyulingan minyak atsiri pada rimpang jahe yang dapat dilakukan, yaitu :

    Ø Metode perebusan

    Bahan baku dalam hal ini rimpang jahe direbus di dalam air mendidih. Minyak atsiri akan menguap bersama uap air, kemudian dilewatkan melalui kondensor untuk kondensasi. Alat yang digunakan untuk metode ini disebut alat suling perebus.

    Ø Metode pengukusan

    Rimpang jahe (bahan baku) dikukus di dalam ketel yang konstruksinya hampir sama dengan dandang. Minyak atsiri akan menguap dan terbawa oleh aliran uap air yang dialirkan ke kondensor untuk kondensasi. Alat yang digunakan untuk metode ini disebut suling pengukus.

    Ø Metode uap langsung

    Bahan baku (rimpang jahe) dialiri dengan uap yang berasal dari ketel pembangkit uap. Minyak atsiri akan menguap dan terbawa oleh aliran uap air yang dialirkan ke kondensor untuk kondensasi. Alat yang digunakan untuk metode ini disebut alat suling uap langsung.

    Pada umumnya untuk skala kecil seperti yang dilakukan oleh kebanyakan petani, metode pengukusan paling sering digunakan karena mutu produk cukup baik, proses cukup efisien, dan harga alat tidak terlalu mahal, sedangkan untuk untuk skala besar, metode uap langsung yang paling baik karena paling efisien dibanding cara lainnya.

    Bahan yang diperlukan dalam proses produksi minyak atsiri jahe terdiri atas : Rimpang jahe, air serta Kertas saring berlapis magnesium karbonat.

    Peralatan yang diperlukan dalam pengolahan rimpang jahe menjadi minyak atsiri jahe terdiri atas :

    · Alat suling pengukus. Alat ini digunakan untuk menyuling minyak atsiri dengan metode pengukusan. Bagian-bagian utama dari alat penyuling ini ialah : Ketel suling, pengembun uap (kondensor) serta penampung hasil pengembunan.


    · Botol kaca berwarna gelap, atau jerigen plastik kualitas tinggi.

    Proses pengolahan :

    a. Penyiapan Bahan

    Sebelum dilakukan poses pengolahan rimpang jahe, perlu dilakukan beberapa persiapan yaitu rimpang jahe dicuci sampai bersih, kemudian dipotong kecil-kecil (dirajang) dengan ketebalan berkisar antara 2 sampai 4 mm. Atau rimpang jahe dapat juga digeprak (dipukul sampai memar dan pecah, tapi tidak sampai hancur). Tahap pembersihan ini jahe yang akan disuling tidak perlu dikuliti karena pengulitan akan menurunkan rendeman minyak atsiri jahe.

    Catatan : Ukuran potongan (rimpang) harus diusahakan seseragam mungkin. Ukuran yang tidak seragam akan meyulitkan penyusunan bahan di dalam ketel secara baik.

    b. Penyiapan Alat Suling

    Setelah bahan baku (jahe) siap, dilakukan persiapan alat yaitu bagian dalam ketel dibersihkan. Setelah itu ketel diisi dengan air bersih, dengan permukaan air berada 3-5 cm di bawah plat berpori yang menjadi alas irisan jahe. Air yang paling baik diisikan adalah air hujan, karena air ini tidak akan menimbulkan endapan atau kerak pada dinding dalam ketel.

    c. Pengisian Bahan ke dalam Ketel .

    1. Bahan baku yaitu rimpang jahe yang sudah dirajang, diisikan ke dalam ketel secara baik. Bahan disusun dengan formasi seragam dan mempunyai cukup rongga untuk penetrasi uap secara merata ke dalam tumpukan bahan. Perlu diperhatikan , tumpukan bahan yang terlalu padat dapat menyebabkan terbentuk rat holes yaitu suatu jalur uap yang tidak banyak kontak dengan bahan yang disuling. Tentu saja hal ini menyebabkan rendemen dan mutu minyak akan rendah.

    2. Setelah bahan diisikan ke dalam ketel, penutup ketel ditutup secara rapat sehingga tidak ada celah sekecil apapun yang memungkinkan uap lolos dari celah tersebut.

    d. Penyulingan

    Tahapan selanjutnya adalah yang paling utama yaitu proses penyulingan, dilakukan dengan cara :

    1. Pertama kondensor dialiri dengan air pendingin. Pada saat itu alat pemisah air-minyak sudah terpasang pada saluran keluar kondensat.

    2. Tahap selanjutnya, ketel dipanaskan dengan api tungku atau kompor. Api harus diusahakan hanya mengenai dasar ketel. Api yang terlalu besar bisa menjilat dinding ketel sehingga dinding menjadi sangat panas, dan hal ini dapat menyebabkan gosong atau rusaknya bahan yang terdapat di dalam ketel. Proses penyulingan ini dilakukan selama kurang lebih 16-30 jam. Minyak jahe yang baik berwarna kuning kecoklat-coklatan.

    e. Pengurangan air

    Dari hasil proses penyulingan tersebut, minyak jahe yang diperoleh masih mengandung sejumlah kecil air. Kandungan air ini dapat dikurangi dengan cara menyaring minyak melalui kertas saring berlapis magnesium karbonat.

    Catatan : Untuk memperoleh minyak atsiri jahe dengan kandungan air yang rendah, minyak atsiri jahe harus disentrifusi dengan kecepatan tinggi atau disaring dengan penyaring mekanis.

    f. Penyimpanan

    Minyak atsiri yang diperoleh selanjutnya disimpan/dikemas di dalam botol kaca yang berwarna gelap dan kering. Botol ini harus ditutup rapat. Jerigen plastik yang berkualitas tinggi juga dapat digunakan sebagai wadah penyimpan minyak atsiri jahe.

    Setelah melalui proses pengemasan dan pelabelan, minyak atsiri jahe siap dipasarkan kepada konsumen ataupun industri-industri yang berkaitan.

    http://binaukm.com/2011/05/peluang-usaha-minyak-atsiri-jahe/

    Peluang usaha
    1. ANALISI/RINCIAN ANGGARAN BUDI DAYA JAHE
    2. KEWIRAUSAHAAN PERMEN JAHE
    3. Membuat Minuman Jahe Instan
    4. Metode Pembuatan Minyak Jahe
    5. Peluang Usaha Bisnis Minuman Jahe Merah
    6. Peluang Usaha Budidaya Jahe Gajah
    7. Peluang Usaha Minyak Atsiri Jahe
    8. Proposal Pertanian Budidaya Jahe Gajah
    9. Prospek Usaha Jahe Gajah
    kandungan minyak atsiri,destilasi minyak atsiri,minyak atsiri pdf,minyak atsiri cengkeh,minyak atsiri download,minyak atsiri kenanga,sumber minyak atsiri,minyak atsiri mawar

    Membuat Minyak Atsiri

    Membuat Minyak Atsiri. Pengolahan dan pemanfaat jahe selain sebagai bumbu dapur atau minuman hangat, pada rimpang jahe juga dapat diambil kandungan minyak atsiri jahe, yakni dengan proses penyulingan. Usaha pengolahan minyak atsiri jahe ini menjadi peluang usaha yang sangat sayang untuk dilewatkan.

    Minyak atsiri adalah senyawa mudah menguap yang tidak larut di dalam air yang berasal dari tanaman diantaranya terkandung dalam rimpang jahe. Dalam proses pengolahan jahe agar menghasilkan minyak atsiri, diawali dengan memisahkan rimpang jahe dari jaringan tanaman melalui proses destilasi. Pada proses ini jaringan tanaman dipanasi dengan air atau uap air. Lalu minyak atsiri akan menguap dari jaringan bersama uap air yang terbentuk atau bersama uap air yang dilewatkan pada bahan.

    Campuran uap air dan minyak atsiri dikondensasikan pada suatu saluran yang suhunya relatif rendah. Hasil kondensasi berupa campuran air dan minyak atsiri inilah yang sangat mudah dipisahkan karena kedua bahan tidak dapat saling melarutkan.

    Dalam metode penyulingan, kandungan minyak atsiri dalam sebuah rimpang jahe, kurang lebih sebesar satu hingga tiga persen. Ada beberapa teknik penyulingan minyak atsiri pada rimpang jahe yang dapat dilakukan, yaitu; metode perebusan. Bahan baku dalam hal ini rimpang jahe direbus di dalam air mendidih. Minyak atsiri akan menguap bersama uap air, kemudian dilewatkan melalui kondensor untuk kondensasi. Alat yang digunakan untuk metode ini disebut alat suling perebus.

    Setelah perebusan, dilanjutkan dengan metode pengukusan. Rimpang jahe (bahan baku) dikukus di dalam ketel yang konstruksinya hampir sama dengan dandang. Minyak atsiri akan menguap dan terbawa oleh aliran uap air yang dialirkan ke kondensor untuk kondensasi. Alat yang digunakan untuk metode ini disebut suling pengukus.

    Kemudian metode uap langsung, dimana bahan baku (rimpang jahe) dialiri dengan uap yang berasal dari ketel pembangkit uap. Minyak atsiri akan menguap dan terbawa oleh aliran uap air yang dialirkan ke kondensor untuk kondensasi. Alat yang digunakan untuk metode ini disebut alat suling uap langsung.

    Pada umumnya yang dilakukan oleh kebanyakan petani, adalah metode pengukusan karena mutu produk cukup baik, proses cukup efisien, dan harga alat tidak terlalu mahal, sedangkan untuk untuk skala besar, metode uap langsung yang paling baik karena paling efisien dibanding cara lainnya.

    Bahan yang diperlukan dalam proses produksi minyak atsiri jahe, yakni rimpang jahe, air serta kertas saring berlapis magnesium karbonat.

    Sedangkan peralatan yang diperlukan dalam pengolahan rimpang jahe menjadi minyak atsiri jahe, dibutuhkan seperti alat suling pengukus. Alat ini digunakan untuk menyuling minyak atsiri dengan metode pengukusan. Lalu ketel suling, pengembun uap (kondensor) serta penampung hasil pengembunan dan botol kaca berwarna gelap, atau jerigen plastik kualitas tinggi.

    Sebelum dilakukan poses pengolahan rimpang jahe, perlu dilakukan beberapa persiapan, yaitu; rimpang jahe dicuci sampai bersih, kemudian dipotong kecil-kecil (dirajang) dengan ketebalan berkisar antara 2 sampai 4 mm. Atau rimpang jahe dapat juga digeprak (dipukul sampai memar dan pecah, tapi tidak sampai hancur). Tahap pembersihan ini jahe yang akan disuling tidak perlu dikuliti karena pengulitan akan menurunkan rendeman minyak atsiri jahe. Ukuran potongan (rimpang) harus diusahakan seseragam mungkin. Ukuran yang tidak seragam akan meyulitkan penyusunan bahan di dalam ketel secara baik.

    Setelah bahan baku (jahe) siap, dilakukan persiapan alat, dengan terlebih dahulu membersihkan bagian dalam ketel. Setelah itu, ketel diisi dengan air bersih, dengan permukaan air berada 3-5 cm di bawah plat berpori yang menjadi alas irisan jahe. Air yang paling baik diisikan adalah air hujan, karena air ini tidak akan menimbulkan endapan atau kerak pada dinding dalam ketel.

    Saat pengisian bahan ke dalam ketel, rimpang jahe yang sudah dirajang, dimasukan ke dalam ketel. Bahan disusun dengan formasi seragam dan mempunyai cukup rongga untuk penetrasi uap secara merata ke dalam tumpukan bahan. Perlu diperhatikan, tumpukan bahan yang terlalu padat dapat menyebabkan terbentuk rat holes, yaitu suatu jalur uap yang tidak banyak kontak dengan bahan yang disuling. Tentu saja hal ini menyebabkan rendemen dan mutu minyak akan rendah. Lalu tutup ketel dengan rapat sehingga tidak ada celah sekecil apapun yang memungkinkan uap lolos dari celah tersebut.

    Proses penyulingan ini dilakukan selama kurang lebih 16-30 jam. Minyak jahe yang baik berwarna kuning kecoklat-coklatan. Dari hasil proses penyulingan tersebut, minyak jahe yang diperoleh masih mengandung sejumlah kecil air. Kandungan air ini dapat dikurangi dengan cara menyaring minyak melalui kertas saring berlapis magnesium karbonat.

    Untuk memperoleh minyak atsiri jahe dengan kandungan air yang rendah, minyak atsiri jahe harus disentrifusi dengan kecepatan tinggi atau disaring dengan penyaring mekanis. Minyak atsiri yang diperoleh selanjutnya disimpan dalam botol kaca yang berwarna gelap dan kering. Botol ini harus ditutup rapat. Setelah melalui proses pengemasan dan pelabelan, minyak atsiri jahe siap dipasarkan kepada konsumen.



    http://www.neraca.co.id/2011/12/21/membuat-minyak-atsiri-dari-tanaman-jahe/



    membuat Minyak astiri,cara membuat minyak atsiri,membuat minyak atsiri kumpulan tips,teknik membuat minyak atsiri,resep minyak atsiri,cara buat minyak atsiri

    Wednesday, October 24, 2012

    RESEP SAMBAL JAHE

    RESEP SAMBAL JAHE
    BAHAN – BAHAN :

    ► 5 siung bawang merah, dibakar.
    ► 1 siung bawang putih dibakar.
    ► 4 rimpang jahe ukuran sedang, diparut, atau diiris dan diulek.
    ► Terasi secukupnya.
    ► 10 cabai rawit atau sesuai selera.
    ► 1 cabai merah atau sesuai selera.


    CARA MEMBUAT SAMBAL JAHE :

    ► Semua bahan dihaluskan, tambahkan gula dan garam,
    bila suka tambahkan sedikit kecap manis.


    PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN PERMEN JAHE

    PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN PERMEN JAHE
    BAB I
    PENDAHULUAN

    1. Latar Belakang
    Jahe (Zingiberaceae) merupakan tanaman obat berupa tumbuhan rumpun berbatang semu. Jahe berasal dari Asia Pasifik yang tersebar dari India sampai Cina.
    Oleh karena itu kedua bangsa ini disebut-sebut sebagai bangsa yang pertama kali memanfaatkan jahe terutama sebagai bahan minuman, bumbu masak dan obat-obatan tradisional. Manfaat jahe selain bisa untuk bumbu masakan, jahe juga dapat menghilangkan rasa mual, atasi masuk angin, pereda kejang, anti pengerasan pembuluh darah, peluruh keringat.
    Karena manfaat jahe yang begitu banyak, maka kami menciptakan produk baru yaitu Permen Jahe yang memiliki multifungsi. Cukup praktis dan mudah dibawa kemana-mana. Permen dengan rasa dan aroma jahe segar, memiliki keunggulan dari jahe yang dapat berguna untuk kesehatan. Bagus untuk tenggorokan dan membuat tubuh menjadi hangat.

    2. Visi dan Misi
    PJ. Jahe Sehat mempunyai misi untuk melestarikan tanaman jahe sehingga menjadi lebih bermanfaat terutama untuk kesehatan. Sehingga bisa memberikan kontribusi maksimal bagi dunia kesehatan. Agar permen jahe ini bisa berkembang, PJ. Jahe Sehat mempunyai visi untuk terus memodernkan pembuatan permen jahe, melalui serangkaian riset untuk meningkatkan kualitas permen serta kuantitasnya sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat dunia secara keseluruhan.

    BAB II
    PEMBAHASAN

    Perusahaan kami merupakan badan usaha jamu yang selain memproduksi jamu, juga memproduksi makanan kecil yaitu berupa permen jahe yang bisa juga dijadikan sebagai jamu. Selain permen jahe, kami juga menawarkan permen asem dan permen jahe asem yang juga berbahan dasar jahe. Memang jahe identik dengan rasa dan baunya yang khas, berkhasiat mencegah dan mengobati mual dan muntah. Permen jahe memiliki banyak kegunaan atau multifungsi. Bisa mengatasi rasa mual, masuk angin dan lain-lain. Sangat cocok bagi mereka yang biasa mabuk perjalanan. Permen jahe ini bisa bertahan sampai 6 bulan

    2. Faktor Yang Mengidentifikasi Kesiapan Seseorang Memasuki Kewirausahaan
    a. Memiliki modal untuk membuka usaha
    b. Dapat memilih tempat yang strategis
    c. Mau bekerja keras
    d. Memiliki pengalaman dalam usaha
    e. Memiliki keterampilan dalam usaha

    3. Imbalan – Imbalan Yang Di Dapat Dari Usaha Pembuatan Permen Jahe
    a. Mendapatkan keuntungan yang cukup besar
    b. Mendapatkan pelanggan yang cukup banyak
    c. Mendapatkan banyak investor

    4. Aspek Konteks Perubahan Bisnis Berskala Kecil

    a. Manajemen yang digunakan untuk menjalankan usaha
    Dengan manajemen yang baik maka usaha yang dijalani juga akan baik. Manajemen yang digunakan baik dari bagaimana saat pengolahan bahan baku menjadi barang jadi yaitu berupa permen jahe, sampai manajemen pemasarannya kami merencanakan dengan baik. Dengan kerjasama dari semua pihak, maka usaha kami bisa berjalan dengan lancar.

    b. Produk yang ditawarkan
    Produk yang kami tawarkan sesuai dengan keinginan pasar. Dan perusahaan kami tidak hanya membuat permen jahe saja, tetapi kami juga menawarkan permen asem, dan permen jahe asem yang merupakan campuran dari jahe dan asem. Semuanya terbuat dari bahan-bahan alami. Kami juga menggunakan gula murni tanpa pemanis buatan.

    c. Biaya yang di butuhkan
    Karena mulai dari bahan baku sampai proses produksi semuanya sudah modern, sehingga biaya yang kami butuhkan cukup standar untuk sebuah perusahaan permen jahe sehat.

    d. Teknologi yang di gunakan dalam pembuatan permen jahe
    Semua proses produksi menggunakan mesin. Mesin mixer dan mesin autoclave/boiler merupakan mesin pertama yang dipakai. Kemudian kami meggunakan mesin kemasan untuk mengepak permen kedalam kemasan.

    5. Konsep Bisnis 4M dan 1L
    a. Material (Bahan Baku)
    Bahan-bahan:
    • o Jahe bubuk
    • o Asem bubuk
    • o Gula
    • o Air
    • o Karamel

    Komposisi atau takaran :
    • o 30 % jahe bubuk/asem bubuk
    • o 30% karamel
    • o 30% gula
    • o 10 % air

    Cara buat :
    • o Campur semua bahan kedalam mixer
    • o Setelah itu masukkan kedalam mesin boiler, sampi bahan menjadi karamel
    • o Setelah itu bahan yang sudah jadi, akan secara otomatis masuk kedalam mesin pemotong dan akan dipotong-potong dengan ukuruan yang sudah ditentukan.
    • o Kemudian potongan permen tersebut akan secara otomatis masuk kedalam toples-toples yang sudah di atur dan di pres oleh mesin kemasan.
    • o Tahap akhir untuk bagian packing, menyusun toples-toples tersebut kedalam kardus sesuai jumlah yang tentukan per kardusnya.

    b. Mesin pembuat permen
    Kapasitas produksi = 2500 toples/hari
    Adapun mesin-mesin yang kami gunakan dalam proses produksi :
    • o Mixer
    • o Mesin Autoclave/Boiler
    • o Mesin pemotong permen
    • o Mesin Kemasan

    c. Man (Sumber Daya Manusia)
    Disini kami mempekerjakan tenaga-tenaga profesional yang bisa menghasilkan produk-produk yang berkualitas. Dan manajemen yang kami gunakan sudah standard untuk sebuah perusahaan jamu. Tetapi kami akan terus memperbaiki manajemen kami agar bisa mencapai hasil yang optimal.

    d. Metode
    Adapun struktur organisasi di perusahaan kami :
    1) Pemilik
    2) Manager
    Manager, terdiri dari 5 orang dengan pendidikan S1, yang mana manager tersebut tediri dari :
    • o Manager Keuangan, menangani bagian :
    • - Accounting, terdiri dari 2 orang dengan pendidikan min. D3 Akuntansi
    • o Manager Pemasaran, menangani bagian :
    • - Promosi, terdiri dari 2 orang dengan pendidikan S1 Manajemen, S1 Desain Grafis
    • - Distribusi, terdiri dari 10 orang dengan pendidikan minimal SMA sederajat
    • o Manager Produksi, menangani bagian :
    • - Mixer/pencampuran semua bahan, terdiri dari 2 orang dengan pendidikan min. STM
    • - Boiler/perebusan semua bahan. terdiri dari 2 orang dengan pendidikan min. STM
    • - Packing/kemasan, terdiri dari 4 orang dengan pendidikan min. SMA sederajat
    • o Manager Gudang, menangani bagian :
    • - Material, terdiri dari 2 orang dengan pendidikan min. SMA sederajat
    • - Produk, terdiri dari 1 orang dengan pendidikan min. D3
    • o Manager HRD, menangani bagian :
    • - Staff, terdiri dari 1 orang dengan pendidikan min. D3

    3) Fungsional, menangani bagian :
    o Satpam, terdiri dari 4 orang dengan pendidikan SMA sederajat
    o Kebersihan, terdiri dari 2 orang dengan pendidikan SMP/SMA

    e. Lingkungan
    Untuk lokasi usaha, kami memilih tempat yang dekat dengan sumber bahan baku dan lokasi pemasaran yang startegis.

    6. Analisa SWOT
    a. Strength (kekuatan)
    Perusahaan kami memiliki keunggulan dari perusahaan-perusahaan permen lain, yaitu :
    • - Tanpa pemanis buatan (menggunakan gula murni)
    • - Harga terjangkau
    • - Rasa seimbang dan khas
    • - Tahan lama

    b. Weakness (Kelemahan)
    Adapun kelemahan dari perusahaan kami :
    o Bahan baku jamu
    Tidak semua bahan baku yang kami gunakan mudah didapat. Terutama bahan baku utamanya yaitu jahe yang kami gunakan dipasok dari luar daerah. Sehingga untuk pengirimannya cukup sulit.

    c. Opportunity (peluang)
    Karena permen jahe yang biasa kurang diminati, makanya kami membuat permen jahe yang multifungsi. Dengan cara dikenalkan dulu kepada konsumen apa saja kegunaannya. Untuk awal promosi kami akan memberikan sample kepada konsumen, seperti : di bus, ditoko-toko atau toko kelontong di kaki lima.

    d. Threats (Ancaman)
    o Pesaing
    Karena pemen jahe bentuknya sangat praktis, pembuatanya cukup mudah dan banyak konsumennya, sehingga banyak produsen-produsen lain yang mengikuti. Maka dari itu kami akan terus memberikan kualitas yang terbaik untuk para konsumennya.

    o Cuaca
    Karena di Indonesia memiliki dua musim, yaitu musim panas dan musim hujan, sehingga kami tidak bisa menentukan permen jahe yang bisa kami hasilkan dalam satu kali proses itu. Karena bahan baku utama yaitu jahe bubuk, maka jahe harus melakukan proses penjemuran sebelum akhirnya digiling. Sehingga kami harus menyediakan stok yang cukup banyak, agar pada saat musim hujan kami tidak kekurangan bahan baku.
    7. Analisa 5P
    a. Price
    Untuk harga, kami menjual dengan harga yang sangat terjangkau. Untuk harga dari kami sebesar = Rp. 5.000,00, sedangkan untuk supplier, supermarket, toko eceran di tentukan sebagai berikut :
    • o Distributor, 30% dari harga pabrik
    • o Supermarket, 25% dari harga pabrik
    • o Toko eceran, 20% dari harga pabrik

    b. Produk
    Dalam satu toples kami menawarkan 3 macam varian, yaitu permen jahe asli, permen asem dan permen jahe asem. Yang ketiga-tiganya berbahan dasar jahe asli dan memiliki banyak manfaat/khasiat. Bagi mereka yang tidak suka asem, bisa mencoba permen jahenya saja. Sedangkan mereka yang suka dengan rasa yang menantang, bisa mencoba permen asem. Tetapi bagi mereka yang ingin mencoba rasa kombinasi dari ke duanya, maka bisa mencoba permen jahe asem.

    c. Place

    Kami tidak membuka toko atau kios. Akan tetapi kami memasok kepada distributor, supermarket dan toko eceran sesuai pesanan. Atau mereka datang langsung ke perusahaan kami.

    d. Promosi

    Untuk promosi awal, kami akan terjun langsung ke lapangan dan memberikan sample kepada konsumen. Seperti di bus, terminal, pasar. Dan memberikan bonus 1 toples dan diskon untuk setiap pembelian 3 toples dan kelipatannya.

    Target penjualan perusahaan kami :
    • o Distributor = 1000 toples/hari atau 30.000 toples/bulan
    • o Supermarket = 500 toples/hari atau 15.000 toples/bulan
    • o Toko eceran = 200 toples/hari atau 6.000 toples/bulan

    e. Packing/kemasan

    Bentuk kemasan untuk produk kami adalah :
    • o Plastik kemasan (@ 5 biji)
    • o Toples (@ 50 biji)
    • o Kardus (@ 6 toples)

    BAB III

    KESIMPULAN

    Jahe merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat. Selain untuk bumbu dapur dapat juga mengobati bebagai penyakit, antara lain reumatik/encok, impoten, keracunan udang, pegal, batuk, sakit pinggang, sakit kepala, mencret dan muntah-muntah. Dengan banyaknya manfaat yang diperoleh dari tumbuhan jahe, kami mencoba membuat produk yang praktis mudah dibawa kemana-mana dan dapat dinikmati dengan berbagai varian rasa. Dapat dikonsumsi untuk semua umur, karena berbahan dasar jahe asli tanpa ada campuran bahan pengawet dan sejenisnya. Sehingga aman bagi kesehatan.

    http://ukhtiblue.multiply.com/journal/item/20/20

    Peluang usaha
    1. ANALISI/RINCIAN ANGGARAN BUDI DAYA JAHE
    2. KEWIRAUSAHAAN PERMEN JAHE
    3. Membuat Minuman Jahe Instan
    4. Metode Pembuatan Minyak Jahe
    5. Peluang Usaha Bisnis Minuman Jahe Merah
    6. Peluang Usaha Budidaya Jahe Gajah
    7. Peluang Usaha Minyak Atsiri Jahe
    8. Proposal Pertanian Budidaya Jahe Gajah
    9. Prospek Usaha Jahe Gajah
    10. Cara membuat permen jahe
    11. KEWIRAUSAHAAN PERMEN JAHE
    12. Permen Jahe Populer di Eropa
    13. Permen jahe obati Susah Makan

    contoh wirausaha permen jahe,wirausaha modal kecil,proposal wirausaha,pengertian wirausaha,wirausaha sukses permen jahe,makalah wirausaha permen,definisi wirausaha,wirausaha muda

    Monday, October 22, 2012

    Produk Olahan Jahe

    Produk Olahan Jahe
    Produk Olahan Jahe Jahe merupakan tanaman obat dengan akar rimpang atau rhizoma. Pertumbuhannya sebatas di wilayah beriklim tropis. Meski demikian, pasar global telah berimbas pada market jahe yang tak lagi mengenal batas. Jahe dikenal di seluruh belahan dunia. Uniknya, masing-masing negara ini memiliki produk olahan jahe yang khas. Jahe memang berkhasiat, tak hanya itu, rasanya juga unik. Sensasi panasnya memikat banyak lidah.


    Khasiatnya menjadikan jahe salah satu alternatif kesehatan murah bagi orang-orang. Saat ini, baik itu di Indonesia maupun di belaha dunia lainnya, produk olahan jahe telah menjamur dan mudah dijumpai di pasar manapun dengan harga yang terjangkau.



    Di Indonesia, kita mengenal produk olahan jahe seperti jamu jahe instan, kapsul jahe, dodol jahe, kopi jahe, bandrex instan dan masih banyak lagi lainnya. Sementara itu, di kawasan Eropa, produk olahan jahe yang paling populer adalah Ginger Cookies atau kue jahe.  Kabarnya kue ini telah populer sejak ratusan tahun lalu.

    Uniknya, kue tersebut telah melebur ke dalam budaya masyarakat Eropa. Ginger Cookies telah menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi natal. Natal yang selalu identik dengan salju dan hawa dingin memang sangat cocok dengan Ginger Cookies yang ampuh untuk menghangatkan tubuh.

    Rasa original kue ini merupakan perpaduan jahe, madu dan juga kayu manis. Namun seiring perkembangan jaman, kue jahe juga mengalami modifikasi rasa yang menjadikannya semakin nikmat.
    Selain Ginger Cookies, produk olahan jahe lainnya yang sangat terknal terutama di Jerman adalah Lebkuchen atau roti jahe. Penganan khas ini terbuat dari campuran tepung, madu, telur, potongan lemon, badam, walnut, hazelnut, manisan jeruk, marzipan dan juga rempah-rempah seperti kayu manis, adas, ketumbar, kapulaga dan tentu jahe. Rasa khas roti ini sangat populer di Eropa sejak ratusan tahun lalu. Namun, kabarnya, Jerman-lah yang menjadi negara pertama tempat roti ini diracik.

    Di Indonesia, kita juga sudah familiar dengan permen jahe. Hanya saja popularitasnya kalah jika dibandingkan dengan permen jenis lainnya. Lain lagi di Eropa, permen jahe justru sangat populer dan tersedia dalam berbagai varian rasa. Kabarnya, kebiasaan mengolah jahe menjadi permen ini dimulai dari  peristiwa dimana Belanda mengirimkan 5000 kilogram jahe dari kawasan batavia (sekarang Jakarta) ke Eropa pada tahun 1778. Jahe tersebut oleh masyarakat Eropa disebut dengan nama Candied Ginger. Jumlah 5000 sangat besar di masa itu. Untuk menghindari rusaknya jahe, masyarakat Eropa kemudian megolahnya menjadi berbagai penganan. Salah satunya adalah permen jahe. 
    Permen ini cukup populer sebab fungsi menghangatkannya sangat praktis dan juga nikmat. Eropa memang dikenal dengan cuaca dinginnya. Oleh sebab itu, wajar jika produk olahan jahe menjadi salah satu alternatif terbaik untuk menghangatkan tubuh.