Showing posts with label Peluang usaha. Show all posts
Showing posts with label Peluang usaha. Show all posts

Thursday, November 8, 2012

CONTOH PROPOSAL USAHA MAKANAN

CONTOH PROPOSAL USAHA MAKANAN
A.Pendahuluan
Latar belakang

Pada saat ini banyak orang yang ingin membuat acara atau kegiatan secara simpel dan efisien. Contohnya dalam hal penyiapan makanan dan hidangan. Biasanya mereka lebih memilih untuk memesan makanan
daripada membuatnya sendiri dengan alasan pertimbangan waktu dan tenaga walaupun memang sedikit mahal. Dari pemikiran inilah kami mempunyai ide untuk membuat bisnis katering makanan.

Dalam memulai usaha dalam bidang apapun, maka yang pertama kali harus diketahui adalah peluang pasar dan bagaimanan menggaet order.. Bagaimana peluang pasar yang hendak kita masuki dalam bisnis kita dan bagaimana cara memperoleh order tersebut. Yang kedua adalah kita harus mampu menganalisa keunggulan dan kelemahan pesaing kita dan sejauh mana kemampuan kita untuk bersaing dengan mereka baik dari sisi harga, pelayanan maupun kualitas. Yang ketiga adalah persiapkan mental dan keberanian memulai. Singkirkan hambatan psikologis rasa malu, takut gagal dan perang batin antara berkeinginan dan keraguan. Jangan lupa harus siap menghadapi resiko, dimana resiko bisnis adalah untung atau rugi
Semakin besar untungnya maka resikonya pun semakin besar. Yang terpenting adalah berani mencoba dan memulai. Lebih baik mencoba tetapi gagal daripada gagal mencoba.

A. Aspek manajemen
  • Bisnis ini dimiliki bersama dengan sistem bagi modal
  • Bisnis ini dikelola secara bersama-sama dan tiap orang mempunyai tugas masing-masing, misalkan dari 5 orang
  • 3 orang bertugas membuat masakan dan penyajiannya
  • 2 orang bertugas mencari bahan masakan, mengantar pesanan dan melakukan perekrutan tenaga kerja apabila membutuhkan.
B. Aspek Pemasaran
a) Target Pasar

yang merupakan kunci penting untuk diperhatikan. Sudah menjadi kelaziman bahwa usaha katering bekerja berdasarkan pesanan. Kegiatan produksi dimulai apabila telah pesanan telah diterima. Maka, tanpa pesanan, kegiatan produksi perusahaan katering tidak bekerja. Yang bekerja sepanjang tahun atau selama bisnis itu hidup adalah pemasaran, keuangan dan administrasi.
  • Target pasar adalah seluruh kalangan masyarakat yang ingin berefisien waktu dan tenaga.
  • Pesaing kita dari perusahaan katering lainnya

b) Konsep pemasaran

terdiri dari 4 elemen (Price+Place+Promotion). UNTUK PRODUK, Anda mesti mensurvai para pesaing-pesaing Anda. Misalnya saja, menentukan apa, 10 menu terpopuler untuk katering di tempat anda. Nah, khusus, ke 10 menu itu, Anda mutlak menguasainya. Langkah berikutnya, bertanya kepada diri kita sendiri untuk maju selangkah lebih maju. Misalnya, dengan melakukan inovasi. Mampukah kita menciptakan hal-hal yang baru dengan 10 menu populer itu. Contoh, bagaimana caranya membuat nasi goreng kita beda dan terlihat lebih unik serta kalau bisa catering murah.

c) Produk dan penetapan Harga

Untuk menetapkan harga kita perlu melakukan riset dan membandingkannya dengan strategi harga Anda. Tidak jarang harga kita terlalu mahal karena sistem produksi yang salah dan tidak efektif. Anda perlu misalnya mencari suplier yang mampu mensuplai bahan baku dengan harga yang benar-benar murah, sehingga bisa menghasilkan katering murah. Atau Anda menggunakan kompor yang boros. Bahkan bisa saja komponenen menu Anda yang salah. Di sini Anda perlu melakukan percobaan berkali-kali sampai menemukan formula yang pas dan bisa bersaing dengan catering murah lainnya.

C0NTOH DAFTAR MENU NASI KOTAK

NASI KUNING
  • Nasi kuning
  • Mie
  • Kering tempe
  • Ayam goreng
  • Perkedel
  • Krupuk udang
  • Rp. 7.500,-

NASI PUTIH/URAP
  • Nasi Putih
  • Urap – urap
  • Trancaman
  • Ayam bumbu rujak
  • Rempeyek
  • Rp. 7.500,-
  • Dan lain-lain tergantung makanan yang dipesan

Berbagai masakan yang disesuaikan dengan pesanan

d) Distribusi dan Promosi

Bisnis katering adalah bisnis kepercayaan dan “rasa”. Untuk membuka pasar kita bisa memulai dari acara-acara hajatan keluarga sendiri yang kita kelola sendiri kateringnya dan di setiap meja penyajian kita tempelkan nama katering kita sebagai tanda pengenal dan promosi. Akan lebih baik jika kita sudah menyediakan brosur dan kartu nama. 
Jika kita bisa mengelola pelayanan katering di hajatan keluarga dengan baik maka semua kenalan dan relasi akan mengetahui kemampuan kita. Untuk mengetahui kualitas dan nikmatnya masakan kita bisa memulai dengan memasak dan menyajikan berbagai menu dalam setiap acara arisan keluarga, RT atau perkumpulan yang kita ikuti dan dengarkan dna minta komentar tamu kita. Dari sini kepercayaan kepada anda akan muncul dan akan tersebar dari mulut ke mulut ini terkadang lebih efektif dibandingkan kita menyebar brosur dan beriklan tanpa pernah kita menunjukkan kemampuan kita di sebuah acara. 
Dalam bisnis yang utama dalah kesinambungan order maka untuk memperoleh order konsep pemasaran yang lebih komprehensif perlu difikirkan. Penawaran door to door di instansi-instansi pemerintah juga bisa dilakukan. Di awal Anda membuka usaha, buatlah promosi. Salah satu caranya adalah dengan menawarkan harga miring untuk setiap pemesanan dan Jangan pelit/segan memberikan sample masakan/mengundang makan orang-orang yang memiliki kuasa untuk mengambil keputusan di sebuah perusahaan/intansi..

C. Aspek Operasional
Masalah-masalah teknis yang menyangkut seluk beluk pekerjaan perlu dipersiapkan rapi. Mulai menghitung kemampuan diri, keterampilan yang dimiliki yang menyangkut bidang pekerjaan itu. Misalnya untuk usaha katering, paling tidak yang dibutuhkan adalah mengerti tentang masakan--syukur-syukur bila Anda pandai memasak, dan lebih baik lagi bila Anda adalah seorang ahli memasak. Untuk menjadi pengusaha katering tidak harus menjadi ahli masak dulu, tapi yang terpenting adalah mampu mengelola usaha itu, sementara untuk tenaga ahli yang bisa memasak, Anda bisa melakukan prekrutan.

Telah di jabarkan di atas bahwa katering ini dikelola bersama-sama dan tiap orang punya tugas masing-masing

Cara penjaminan mutu dengan cara kita hanya akan berproduksi setelah mendapatkan pesanan jadi masakan dijamin masih segar.

Lokasi bisnis ini di jalankan ditempat keramaian. Misalnya di kantor-kantor, dekat dengan lembaga pendidikan dan mudah dijangkau semua orang.

D. Kiat-Kiat Pengelolaan Usaha Katering
Apa yang menjadi kunci sukses bisnis katering ini?

Punya Visi

Sederhana sebenarnya. Setiap orang yang ingin menjadi pengusaha apa pun jenisnya, perlu memiliki visi. Tidak usah muluk-muluk. Tapi mutlak ada. Ingatlah, bisnis itu mirip dengan bayi. Sekali saja ia dilahirkan maka tanggung jawab kitalah untuk mendidik dan membesarkannya hingga dewasa. Tidak bisa asal saja. Dan kalau sudah tidak suka dan banyak problem lalu main ditinggal saja. Bayi perlu persiapan yang banyak. Harus ada cinta dan kasih misalnya. Bisnis juga demikian. Itu sebabnya bisnis yang langgeng seringkali datang dari hobi kita sehari-hari. Karena hobi, dan sesuatu yang kita sukai, semangat dan minat kita akan selalu besar. Ini faktor yang penting sekali.

Rencana Matang

Rencana usaha diperlukan untuk perlindungan bisnis kita. Kita perlu memiliki wawasan yang luas, dan tiap masalah minimal telah kita periksa. Misalnya dalam paket catering pernikahan atau katering ulang tahun masalahnya apa saja. Mulai dari masalah produksi, staf, produknya (menu), pemasaran, logistik ,dan promosi, semuanya harus masuk "check-list". Hal ini untuk menghindarkan situasi yang "chaos"(tumpang-tindih, RED), dan manajemen tambal sulam di masa mendatang. Anda tidak perlu membuat rencana kerja setebal 100 halaman misalnya, tapi cukup 2 halaman saja. Namun segala aspek dari bisnis katering telah Anda pikirkan.

E. Aspek Keuangan

Pada aspek keuangan ini, bisnis kami mendapat modal dari bagi modal yang terdiri dari 5 orang, per orangnya mengeluarkan modal Rp 1.000.000,00. Jadi Modal awal kita sebesar Rp 5.000.000,00. Berikut ini kita tampilkan proyeksi keuangan kita dalam 1 bulan.

Proyeksi Keuangan 1 bulan
  • 1. Kas Rp 5.000.000,00
  • Modal Rp 5.000.000,00
  • (Setoran untuk modal awal)
  • 2. Perlengkapan Rp 1.000.000,00
  • Kas Rp 1.000.000,00
  • (Pembelian Perlengkapan)
  • 3. Peralatan Rp 500.000,00
  • Kas Rp 500.000,00
  • (Pembelian Peralatan)
  • Proyeksi Penjualan dalam 1 bulan

Minimal mendapat 4 kali pesanan
  • 2 x Partai Besar (Minimal 200 Porsi @ Rp 7.500,00)
  • 2 x (200 Porsi x Rp 7.500,00) = Rp 3.000.000,00
  • 2 x Partai Kecil (Minimal 50 Porsi @ Rp 8.000,00)
  • 2 x (50 Porsi x Rp 8.000,00) = Rp 800.000,00 +
  • Perkiraan Pendapatan minimal 1 bulan Rp 3.800.000,00

Jurnal Transaksi dalam 1 bulan
  • 1. Biaya Angkut (4 @ Rp 50.000,00) Rp 200.000,00
  • Kas Rp 200.000,00
  • 2. Biaya Tenaga Kerja (5 orang @ Rp 50.000,00 x 4 Pesanan)
  • Biaya Tenaga Kerja Rp 1.000.000,00
  • Kas Rp 1.000.000 ,00
  • 3. Biaya Bahan Baku(@ Rp 4.000,00).
  • Rp 4.000,00 x 500 Porsi = Rp 2.000.000,00
  • Biaya Bahan Baku Rp 2.000.000,00
  • Kas Rp 2.000.000,00

Laporan Laba /Rugi dalam 1 Bulan

Pendapatan
  • Porsi Besar 2 x(200 Porsi x Rp 7.500,00) =Rp 3.000.000,00
  • Porsi Kecil 2 x (50 Porsi x Rp 8.000,00) =Rp 800.000,00 +
  • Rp 3.800.000,00

Biaya-biaya
  • Biaya Angkut Rp 200.000,00
  • Biaya Tenaga Kerja Rp 1.000.000,00
  • Biaya Bahan Baku Rp 2.000.000,00 +
  • Rp 3.200.000,00 +
  • Laba Rp 600.000,00

ARTIKEL BERIKUTNYA >>>>>
  1. KEWIRAUSAHAAN PERMEN JAHE
  2. Membuat Minuman Jahe Instan
  3. Metode Pembuatan Minyak Jahe
  4. Peluang Usaha Bisnis Minuman Jahe Merah
  5. Peluang Usaha Budidaya Jahe Gajah
  6. Peluang Usaha Minyak Atsiri Jahe
  7. Proposal Pertanian Budidaya Jahe Gajah
contoh proposal bisnis minuman,proposal usaha makanan,usaha minuman ringan,usaha goodtea,bisnis minuman ringan,franchise minuman murah,contoh proposal usaha makanan ringan,contoh proposal usaha katering makanan

Saturday, October 27, 2012

Membuat Minuman Jahe Instan

Minuman Jahe Instan
Minuman Jahe, terbuktimenghangatkan tubuh ketika dinginnya musim hujanmenusuk tulang. Khasiat lainnya adalah sesuai denganbahan dasarnya yaitu Jahe yang dapat menyegarkanbadan dan mempunyai efek relaksasi setelah setelahlelah seharian bekerja.Kini banyak merek dan kemasan jahe instan yangdijual di pasaran.
Ini menandakan bahwa minumanini mempunyai nilai bisnis yang tidak bisa dianggapkecil. Proses pembuatannya pun sederhana. Mau tahucara pembuatannya? Ini dia, kami tuliskan buat anda.Selamat mencoba dan mengintip peluang pasarnya didaerah Anda.

Produksi Jahe Instan:

A. Alat
  • 1. Blender kapasitas 1 liter 1 buah
  • 2. Kain Mori 1/2 meter 1 lembar
  • 3. Ember kapasitas 5 liter 3 buah
  • 4. Gelas ukuran 200 cc 1 buah
  • 5. Pisau Stainless steel 2 buah
  • 6. Sikat baju 1 buah
  • 7. Wajan ukuran 30 1 buah
  • 8. Kompor minyak 22 sumbu 1 buah
  • 9. Centong kayu 2 buah
  • 10. Panci nomer 20 1 buah
  • 11. Saringan kelapa 1 buah
  • 12. Nampan 1 buah
  • 13. Kertas koran 3 lembar
  • 14. Sarung tangan karet 2 buah
  • 15. Lap tangan (lampin) 2 lembar
B. Bahan
  • 1. Gula pasir kasar 10 kg
  • 2. Jahe merah bersih 5 kg
  • 3. Serai 7 biji
  • 4. Daun pandan 10 lembar
  • 5. Kayu manis 1 jengkal
  • 6. Cengkeh 10 biji
  • 7. Garam beryodium 1 sdm
  • 8. Air secukupnya
C. Proses Persiapan Air Jahe
  • 1. Iris jahe ukuran 1―2 mm
  • 2. Blender irisan jahe dengan menambahkan air -+400 cc
  • 3. Setelah halus peras dengan menggunakan kainmori di atas saringan santan
  • 4. Sesudah habis kadar air perasan, tampung ampasjahe ke baskom yang tersedia
  • 5. Masukkan kembali irisan jahe 1/2 ukuran blenderdan tambahkan air perasan jahe -+ 400 cc, dan
  • seterusnya sampai selesai.
D. Proses Persiapan Air Bumbu
  • 1. Iris pandan dan serai seukuran kelingking
  • 2. Ambil kayu manis dan biji cengkeh lalu cuci
  • 3. Masukkan bahan tersebut ke dalam panci, beriair bersih -+ 2 liter
  • 4. Panasi sampai kadar air tinggal 1 liter
  • 5. Dinginkan
E. Proses Persiapan Sebelum Memasak
  • 1. Bersihkan lantai dapur
  • 2. Siapkan nampan bersih dan lapisi koran
  • 3. Siapkan mangkok untuk menaruh entong
  • 4. Buka 10 kg gula susun rapi di samping posisikerja
  • 5. Siapkan kursi duduk yang nyaman
  • 6. Bersihkan wajan dan entong
  • 7. Siapkan sapu tangan untuk pekerja
  • 8. Dekatkan material: sari jahe, garam, gula dan airbumbu
F. Proses Memasak
  • 1. Nyalakan kompor dengan warna api biru
  • 2. Ambil garam 1 sendok makan dan masukkan kedalam wajan
  • 3. Takar sari jahe 8 gelas ukuran 200 cc danmasukkan ke dalam wajan
  • 4. Takar sari bumbu 3 gelas ukuran 200 cc saringdan masukkan ke dalam wajan
  • 5. Angkat wajan di atas kompor lalu aduk perlahan-+ 10 menit
  • 6. Masukkan gula sambil terus diaduk sampai rata
  • 7. Setelah -+1 jam akan muncul gelembunggelembungsari jahe dan adukan bisa diperlambat
  • 8. Setelah -+1,5 jam gelembung yang naik akanturun perlahan, maka adukan dipecepat lagi dan
  • api kompor diturunkan
  • 9. Ketika gelembung habis muncullah bakal serbukjahe di kiri-kanan wajan
  • 10. Di sini adukan semakin cepat dan berat, makagunakan lampin untuk memegang salah satu
  • tangkai wajan
  • 11. Terus aduk sampai rata, lama-lama akan menjadiserbuk jahe kering
  • 12. Setlah kering tumpahkan jahe instan di atasnampan yang sudah tersedia
  • 13. Biarkan sampai dingin
G. Proses Pengemasan
  • 1. Jahe instan yang dingin ayak dengan alat ayakanlubang diameter -+ 3 mm
  • 2. Ayakan jahe instan dicampur dnegan susu nabatidengan perbandingan 1:10 atau 1 kg susu nabatidan 10 kg jahe instan, aduk sampai rata
  • 3. Masukkan ke dalam plastik ukuran 5x8 cm
  • 4. Masukkan 10 sachet jahe instan ke dalam mikaukuran 4A beri merek dan tutup dengan rapat
  • 5. Jahe instan siap dijual dan dihidangkan
Peluang usaha
  1. ANALISI/RINCIAN ANGGARAN BUDI DAYA JAHE
  2. KEWIRAUSAHAAN PERMEN JAHE
  3. Membuat Minuman Jahe Instan
  4. Metode Pembuatan Minyak Jahe
  5. Peluang Usaha Bisnis Minuman Jahe Merah
  6. Peluang Usaha Budidaya Jahe Gajah
  7. Peluang Usaha Minyak Atsiri Jahe
  8. Proposal Pertanian Budidaya Jahe Gajah
  9. Prospek Usaha Jahe Gajah

    cara membuat minuman jahe,Membuat Minuman Jahe Instan ,minuman herbal,minuman jahe merah,minuman jahe untuk ibu hamil,minuman,jahe instan,minuman jahe,resep,minuman jahe dan manfaatnya,khasiat minuman jahe

    Proposal Pertanian Budidaya Jahe Gajah



    Jahe Gajah

    Jahe gajah banyak dimanfaatkan sebagai bahan campuran makanan, minuman, kosmetika dan bahan baku dalam kegiatan industri. Semakin pesatnya kegiatan industri obat-obatan modern, tradisional dan industri-industri lain yang bermunculan dengan menggunakan bahan baku jahe menyebabkan permintaan komoditi ini cenderung meningkat dari tahun ketahun.

     
    Jahe gajah tidak hanya berprospek didalam negri saja tetapi juga memiliki peluang besar untuk diserap oleh pasar internasional. Jahe gajah berpotensi sebagai komoditas export yang dikirim dalam bentuk segar, kering, asinan , minyak atsiri dan oleoresin. Negara pengimport jahe gajah saat ini adalah Singapura, Jepang, Jerman, USA, Kanada, Maroko, Perancis, Hongkong dan Belanda.
     
    Jahe gajah sangat besar peluangnya untuk dikembangkan di-Indonesia karena didukung oleh iklim, kondisi tanah dan letak geografis yang cocok bagi pembudidayaan tanaman ini. Disamping itu dengan adanya ketersediaan lahan yang luas dan melimpahnya sumberdaya manusia sangat memungkinkan untuk meningkatkan produktivitas yang maximal.
     
    Jahe gajah memiliki potensi produksi cukup tinggi yaitu mencapai 25 ton / hektar bahkan dengan teknologi intensif hasil produksi mencapai 60 ton / hektar. Oleh karena itu jahe gajah dapat lebih dikembangkan sebagai salah satu komoditas unggulan yang mampu memberikan harapan dan nilai ekonomis yang tinggi.

    MANFAAT & KEGUNAAN JAHE GAJAH


    Asinan Jahe dalam Kemasan di Jepang


    Didalam rimpang jahe kering mengandung pati sekitar 58% , protein 8% , oleoresin 3% -5% dan minyak atsiri 1% -3% . Minyak atsiri adalah minyak yang gampang menguap dan memberikan bau khas pada jahe. Minyak atsiri mengandung komponen utama yang berupa senyawa zingiberen dan zingiberol. Penyebab rasa pedas dan pahit pada jahe adalah senyawa oleoresin.

    Kandungan nutrisi ( gizi ) dalam setiap 100 gram jahe mengandung kalori 51, 00kal , protein 1, 50g , lemak 1, 00g , karbohidrat 10, 10g , kalsium 21, 00mg , fosfor 39, 00mg , zat besi 1, 60mg , vitamin A 30, 00SI , vitamin B 1 0, 02mg , vitamin C 4, 00mg , air 86, 20g , bagian yang dapat dimakan 97, 00% .
     
    Jahe gajah dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat diantaranya adalah obat perangsang selaput lendir besar, rematik, sakit kepala, perangsang gerakan usus, pencernaan dan perut kembung, batuk kering, peluruh keringat, sakit tenggorokan, mulas dan salesma lambung
    Jahe gajah juga digunakan sebagai bahan pembuatan bir jahe ( ginger beer ) dan anggur jahe ( binger wine ) . 

    Didalam minyak jahe terkandung berbagai senyawa seperti kurkumen, pinen, felandren, linalool, bormeol, sitral, kamfen, farnesen, seskuiterpen, , sineol, metilheptenon, alcohol dan aldehid yang dimanfaatkan secara luas dalam industri makanan dan minuman Jahe gajah dikonsumsi sebagai bumbu dapur bermacam-macam masakan mulai dari bumbu opor, gule, sayur oseng dan lain-lain, selain itu juga dapat dibuat menjadi berbagai macam produk olahan untuk export misalnya jahe kering ( dried ginger ) , minyak jahe ( ginger oil ) , bubuk jahe, oleoresin jahe dan asinan jahe ( salted ginger ) . Jahe gajah asinan banyak diminta oleh negara Jepang

    Minuman Jahe Segar


    SEKILAS BUDIDAYA JAHE GAJAH


    Jahe Gajah Muda


    Jahe gajah dapat tumbuh bagus apabila ditanam didataran dengan ketinggian 400 s/ d 800 dpl. dengan suhu berkisar 20 – 30 derajat Celcius. Komoditi ini berproduksi dengan baik ditanah yang gembur dan banyak mengandung bahan organik dengan PH 5, 5 – 7. Jahe gajah menghendaki sinar matahari minimal 8 jam setiap hari dan kelembapan udara yang cukup tinggi dengan RH 60% -90% .

    Jahe gajah diperbanyak secara vegetatif dengan rimpangnya. Bibit jahe berkualitas didapat dari tanaman induk tua minimal berumur 10 bulan, ditandai dengan daun tanaman yang sudah kering dan mati disemua bagian. Rimpang yang akan ditanam minimal memiliki dua mata tunas, tidak boleh cacat atau terserang penyakit. Dalam satu hektar dibutuhkan kira-kira 1, 2 ton rimpang bibit jahe.
     
    Sebelum dilakukan penanaman lahan harus diolah dan dibuat bedengan. Tujuan pengolahan tanah adalah untuk memperbaiki struktur tanah, mempercepat pelapukan, memberantas gulma, membalik dan mempertebal lapisan tanah atas, meratakan tanah serta memperbaiki drainase. Sementara pembuatan bedengan bertujuan untuk memperoleh lapisan tanah atas yang tebal dan memudahkan pemeliharaan tanaman
     
    Jahe gajah ditanam awal musim penghujan dengan pola tanam secara monokultur atau tumpangsari. Pola tanam tumpangsari dapat dilakukan antara tanaman jahe gajah dengan tanaman yang lain misalnya bawang merah atau cabe rawit. Tujuan tumpangsari adalah untuk meningkatkan hasil produksi dan pendapatan.
     
    Jahe gajah agar pertumbuhannya maximal maka perlu dilakukan pemeliharaan tanaman.Salah satunya adalah dengan memperhatikan system pengairan terutama selama fase pertumbuhan awal karena jahe gajah butuh air yang memadai. Pengairan harus dilakukan secara kontinu dan dikurangi hingga fase penuaan rimpang. Tanah yang terlalu basah membuat rimpang busuk.
     
    Apabila tanaman bermasalah maka perlu diganti dengan cara penyulaman yang bertujuan agar jumlah populasi tetap. Penyiangan dilaksanakan apabila pertumbuhan gulma sudah dirasa mengganggu tanaman. Agar tanaman jahe tidak rebah maka perlu dilakukan pembubunan pada saat tanaman berumur 1-1, 5 bulan.
     
    Jahe gajah dalam masa pertumbuhannya juga tidak luput dari hama dan penyakit. Hama yang kerap menyerang adalah lalat rimpang Mimegrala coeruleifrons yang memakan seluruh bagian rimpang, lalat rimpang eumerus figurans walker yang memakan bagian lunak rimpang penyebab tanaman layu dan keropos serta lalat lamprolonchaea sp yang menyerang rimpang hingga menjadi busuk.
     
    Penyakit yang sering menyerang adalah bakteri pseudomonas zingiberi menyebabkan bagian pangkal batang semu membusuk dan rebah, Cendawan phyllosticta zingiberi ramak yang dapat menyebabkan daun rusak, menguning kemudian mengecil dan Cendawan pythium yang menyebabkan pembusukan rimpang jahe yaitu busuk basah atau busuk lunak.
     
    Jahe gajah dipanen apabila telah tua dan berumur minimal 10 bulan. Ciri fisik yang nampak yaitu apabila rimpang ditekan terasa sangat keras dan susah untuk dikelupas kulitnya dengan tangan. Warna pada kulit luar kelihatan segar kekuningan, mengkilat dan tidak ada warna kemerahan pada ujung rimpang.
     
    Jahe gajah yang dipanen muda untuk asinan, dilakukan saat tanaman berumur 3 s/ d 4 bulan. Ciri-ciri fisik yang nampak adalah rumpun tanaman masih hijau, rimpang gemuk, ujung-ujung rimpang masih berwarna kemerah-merahan, beranak banyak dan bila rimpang dipotong maka belum kelihatan serat-seratnya.
     
    Jahe gajah dipanen dengan membongkar tanah secara keseluruhan menggunakan garpu tangan. Pembongkaran tidak dianjurkan memakai cangkul agar dapat dihindari jahe terpotong karena tercangkul. Jahe yang patah atau rusak menyebabkan masuk ke-grade export yang lebih rendah yang berarti nilai jualnya menjadi rendah pula.
     
    Jahe gajah yang telah digrade dikumpulkan menjadi satu kemudian didiamkan selama 1- 2 hari digudang penampungan. Tujuannya agar tanah yang masih menempel dijahe menjadi kering dan luruh sehingga bersih tanah. Salah satu persyaratan export adalah jahe harus bersih dari tanah yang menempel di rimpang..

    KRITERIA PASOKAN JAHE GAJAH


    Jahe gajah usia 9 bulan atau indukan


    Jahe gajah segar permintaan pasar lokal tidak diperlukan spesifikasi atau grade tertentu. Segala macam bentuk dan ukuran diterima asal dalam kondisi sehat dan segar. Jahe dipacking dengan menggunakan kemasan karung net atau karung goni isi 50 kg / karung.

    Jahe gajah segar permintaan export dibagi menjadi tiga grade yaitu grade A , grade B dan grade C. Grade A memiliki berat 200 gram up / rimpangnya, bentuk rimpang besar dan gemuk serta warna kulit mengkilap. Grade B memiliki berat 100 gram up / rimpang dengan bentuk rimpang sedang. Grade C memiliki berat minimal 50 gram / rimpang dengan bentuk rimpang kecil-kecil.
     
    Jahe gajah untuk export dibedakan menjadi dua macam yaitu jahe gajah segar bersih tanah dan jahe gajah segar bersih cuci. Bersih tanah artinya kondisi jahe yang diminta masih diperbolehkan memiliki kandungan tanah yang menempel pada jahe maximal 5% , sedangkan bersih cuci adalah jahe yang akan dikirim betul-betul bersih dari tanah setelah dilakukan pencucian.
     
    Jahe gajah bersih cuci hanya diperuntukkan bagi grade A saja. Pada waktu proses pencucian harus dilakukan dengan hati-hati agar jangan sampai terjadi pengelupasan kulit, disamping menurunkan mutu jahe juga rawan terkena penyakit. Jahe yang terkelupas kulitnya saat pencucian biasanya jahe gajah muda yang ikut terpanen.
     
    Jahe gajah yg telah dicuci dikeringanginkan dengan tidak terkena sinar matahari langsung karena menyebabkan penyusutan. Jahe gajah bersih cuci dipacking menggunakan kemasan kardus isi 20 kg sementara jahe gajah bersih tanah yang sudah digrade dikemas dengan waring / karung net berisi 12 kg atau 50 kg sesuai grade. Dibutuhkan ± 28 ton jahe gajah untuk mengisi 1 container 40 feet.
     
    Jahe gajah yang diminta dalam bentuk kering berupa rajangan jahe gajah kering dengan kadar air 17% . Untuk mendapatkan jahe kering berkualitas diperlukan jahe segar yang betul-betul tua. Setelah dirajang jahe dijemur dengan bantuan sinar matahari. Dari 8 kg jahe gajah segar tua setelah diproses biasanya didapatkan 1 kg jahe kering. Rajangan kering dikemas dengan karung goni isi 50 kg s/ d 100 kg.
     
    Jahe gajah permintaan asinan didapatkan dari jahe gajah muda yang berumur 3 s/ d 4 bulan dengan kondisi tanaman yang masih hijau. Kriteria jahe gajah untuk asinan adalah jahe gajah muda dalam keadaan segar, tidak berpenyakit, memiliki rimpang yang gemuk dan belum berserat dan ujung rimpang masih berwarna kemerah-merahan.

    Jahe gajah siap ekspor


    Jahe gajah setelah panen dalam gudang


    RINCIAN ANGGARAN


    Modal Tetap berjalan 1 kali musim tanam

    Bibit 2000 kg x @ Rp.12.000, - = Rp. 24.000.000, -
    Pupuk Urea 65kg x @ Rp.5.000, - = Rp. 325.000, -
    KCL 160 kg x @ Rp.5.500, - = Rp. 880.000, -
    Kompos 3000kg x @ Rp.5.000, - = Rp. 15.000.000, -
    Pupuk Kandang 3000kg x @ Rp. 5.000, - = Rp 15.000.000, -
    Obat 20kg x @ Rp. 75.000, - = Rp. 1.500.000, -
    Solar Diesel 20 liter x 30 hari x 3 bulan x @ Rp.4.000, - = Rp. 7.200.000, -
    Karung Packing 315 Karung x @ Rp. 25.000, - = Rp. 7.875.000, -
    Listrik 4 bulan x @ Rp. 350.000, - = Rp. 1.400.000, -
    Total = Rp. 73.180.000, -

    Modal Awal lahan dan tempat

    Tanah luas 63.000m2 x @ Rp.15.000, -/ m2 = Rp 945.000.000, -
    Gudang Penyimpanan 12m x 10m x @ Rp.1.000.000, -/ m2 = Rp. 120.000.000, -
    Rumah Penyemaian Bibit 8m x 10m x @ Rp. 950.000, -/ m2 = Rp. 76.000.000, -
    Total = Rp.1.141.000.000, -

    Modal Awal alat

    Honda Water Pump 2 buah x @ Rp 3.250.000, - = Rp. 7.500.000, -
    Ember Siram Pupuk 8 x @ Rp.35.000, - = Rp. 280.000, -
    Alat Semprot Pestisida 9 x @ Rp.850.000, - = Rp. 7.650.000, -
    Tractor Kubota 2 x @ Rp. 15.000.000, - = Rp. 30.000.000, -
    Ember Besar Cuci Panen 20 x @ Rp.45.000, - = Rp 900.000, -
    Keranjang Panen 30 x @ Rp. 35.000, - = Rp. 1.050.000, -
    Timbangan 1 buah x @ Rp. 950.000, - = Rp. 950.000, -
    Instalasi Listrik 2.800watt = Rp. 4.800.000, -
    Garu Taman 30 buah x Rp.7.500, - = Rp. 225.000, -
    Pompa Air Jet Pump Sanyo 50m 1 buah x @ Rp. 7.650.000, - = Rp. 7.650.000, -
    Sumur Bor 50m x @ Rp. 250.000, -/ m2 = Rp. 12.500.000, -
    Tandon Air 2.300 liter 1 buah x @ Rp. 2.500.000, - = Rp. 2.500.000, -
    Tiang Tandon air tinggi 8 m x lebar 5m x 5m x @ Rp. 50.000, -/ m3 = Rp. 10.000.000, -
    Selang Air Tandon 100 m x @ 7.500, -/ m = Rp. 750.000, -
    Selang Honda Water Pump 300m x @ Rp. 23.500, -/ m = Rp. 7.050.000, -
    Terpal 5 buah besar @ Rp.450.000, - = Rp. 2.250.000, -
    Cangkul 20 buah @ Rp. 65.000, - = Rp. 1.300.000, -
    Arit Rumput 10 buah @ 12.500, - = Rp. 125.000, -
    Total = Rp. 97.480.000, -

    Tenaga Kerja

    Tenaga Tanam 20 orang x 7 hari x @ Rp.35.000, - = Rp. 4.900.000, -
    Tenaga Perawatan 10 orang x 120 hari x @ Rp.35.000, - = Rp 42.000.000, -
    Tenaga Panen 50 orang x 14 hari x Rp.35.000, - = Rp. 24.500.000, -
    Total = Rp. 71.400.000, -

    Total Keseluruhan Modal Usaha = Rp. 1.383.060.000, -

    Estimasi Penyusutan Alat dan Bangunan
    = Total Alat + Nilai Gudang + Nilai Rumah Penyemaian
    = Rp. 97.480.000, - + Rp. 120.000.000, - + Rp. 76.000.000, -
    = Rp. 293.480.000, - x 1.5% / tahun = Rp. 44.022.000, -/ tahun

    Estimasi Profit per 4 bulan

    = ( Hasil Panen x harga jual ) - ( Penyusutan per tahun dibagi 3 musim panen ) - total tenaga kerja – total modal tetap berjalan satu musim tanam
    = ( minimal 25.000kg x Rp. 12.500, -/ kg ) - ( Rp. 44.022.000, - : 3 musim )
    = Rp.312.500.000, - - Rp. 14.674.000, - - Rp. 71.400.000, - - Rp. 73.180.000, -
    = Rp. 153.246.000, -
    Profit = Rp. 153.246.000, -/ musim tanam / 3 bln
    Profit per bulan Rp. 51.082.000, -/ Bln

    Modal awal senilai Rp. 1.383.060.000, -

    akan dapat kembali pada :
    = Rp. 1.383.060.000, - : Rp. 51.082.000, - = 28 bulan / 2 tahun lebih 4 bulan.

    Demikian pengajuan Proposal usaha dari saya untuk budidaya Pertanian Jahe Gajah. Atas perhatian dan kebijaksanaan dan perhatian saya ucapkan terima kasih.


    Hormat saya

    ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free

    ANALISI/RINCIAN ANGGARAN BUDI DAYA JAHE

    ANALISI DAN RINCIAN ANGGARAN BUDI DAYA JAHE GAJAH. 
     Modal Tetap berjalan 1 kali musim tanam
    • Bibit 2000 kg x @ Rp.12.000,- = Rp. 24.000.000,-
    • Pupuk Urea 65kg x @ Rp.5.000,- = Rp. 325.000,-
    • KCL 160 kg x @ Rp.5.500,- = Rp. 880.000,-
    • Kompos 3000kg x @ Rp.5.000,- = Rp. 15.000.000,-
    • Pupuk Kandang 3000kg x @ Rp. 5.000,- = Rp 15.000.000,-
    • Obat 20kg x @ Rp. 75.000,- = Rp. 1.500.000,-
    • Solar Diesel 20 liter x 30 hari x 3 bulan x @ Rp.4.000,- = Rp. 7.200.000,-
    • Karung Packing 315 Karung x @ Rp. 25.000,- = Rp. 7.875.000,-
    • Listrik 4 bulan x @ Rp. 350.000,- = Rp. 1.400.000,-

    Total = Rp. 73.180.000,-

    • Tanah luas 63.000m2 x @ Rp.15.000,-/m2 = Rp 945.000.000,-
    • Gudang Penyimpanan 12m x 10m x @ Rp.1.000.000,-/m2 = Rp. 120.000.000,-
    • Rumah Penyemaian Bibit 8m x 10m x @ Rp. 950.000,-/m2 = Rp. 76.000.000,-
    • Total = Rp.1.141.000.000,-

    • Honda Water Pump 2 buah x @ Rp 3.250.000,- = Rp. 7.500.000,-
    • Ember Siram Pupuk 8 x @ Rp.35.000,- = Rp. 280.000,-
    • Alat Semprot Pestisida 9 x @ Rp.850.000,- = Rp. 7.650.000,-
    • Tractor Kubota 2 x @ Rp. 15.000.000,- = Rp. 30.000.000,-
    • Ember Besar Cuci Panen 20 x @ Rp.45.000,- = Rp 900.000,-
    • Keranjang Panen 30 x @ Rp. 35.000,- = Rp. 1.050.000,-
    • Timbangan 1 buah x @Rp. 950.000,- = Rp. 950.000,-
    • Instalasi Listrik 2.800watt = Rp. 4.800.000,-
    • Garu Taman 30 buah x Rp.7.500,- = Rp. 225.000,-
    • Pompa Air Jet Pump Sanyo 50m 1 buah x @ Rp. 7.650.000,- = Rp. 7.650.000,-
    • Sumur Bor 50m x @ Rp. 250.000,-/m2 = Rp. 12.500.000,-
    • Tandon Air 2.300 liter 1 buah x @ Rp. 2.500.000,- = Rp. 2.500.000,-
    • Tiang Tandon air tinggi 8 m x lebar 5m x 5m x @ Rp. 50.000,-/m3 = Rp. 10.000.000,-
    • Selang Air Tandon 100 m x @ 7.500,-/m = Rp. 750.000,-
    • Selang Honda Water Pump 300m x @ Rp. 23.500,-/m = Rp. 7.050.000,-
    • Terpal 5 buah besar @ Rp.450.000,- = Rp. 2.250.000,-
    • Cangkul 20 buah @ Rp. 65.000,- = Rp. 1.300.000,-
    • Arit Rumput 10 buah @ 12.500,- = Rp. 125.000,-

    Total = Rp. 97.480.000,-

    • Tenaga Tanam 20 orang x 7 hari x @Rp.35.000,- = Rp. 4.900.000,-
    • Tenaga Perawatan 10 orang x 120 hari x @ Rp.35.000,- = Rp 42.000.000,-
    • Tenaga Panen 50 orang x 14 hari x Rp.35.000,- = Rp. 24.500.000,-

    Total = Rp. 71.400.000,-

    Total Keseluruhan Modal Usaha = Rp. 1.383.060.000,-
    Estimasi Penyusutan Alat dan Bangunan
    = Total Alat + Nilai Gudang + Nilai Rumah Penyemaian
    = Rp. 97.480.000,- + Rp. 120.000.000,- + Rp. 76.000.000,-
    = Rp. 293.480.000,- x 1.5%/tahun = Rp. 44.022.000,-/tahun

    Estimasi Profit per 4 bulan
    = ( Hasil Panen x harga jual ) – ( Penyusutan per tahun dibagi 3 musim panen ) – total tenaga kerja – total modal tetap berjalan satu musim tanam
    = ( minimal 25.000kg x Rp. 12.500,-/kg ) – ( Rp. 44.022.000,- : 3 musim )
    = Rp.312.500.000,- – Rp. 14.674.000,- – Rp. 71.400.000,- – Rp. 73.180.000,-
    = Rp. 153.246.000,-
    Profit = Rp. 153.246.000,-/ musim tanam / 3 bln
    Profit per bulan Rp. 51.082.000,-/Bln

    Modal awal senilai Rp. 1.383.060.000,-
    akan dapat kembali pada :

    Prospek Usaha Jahe Gajah

     Jahe Gajah
    Prospek Usaha Jahe Gajah memiliki masa depan yang cukup cerah. Jahe gajah banyak dimanfaatkan sebagai bahan campuran makanan, minuman, kosmetika dan bahan baku dalam kegiatan industri. Semakin pesatnya kegiatan industri obat-obatan modern, tradisional dan industri-industri lain yang bermunculan dengan menggunakan bahan baku jahe menyebabkan permintaan komoditi ini cenderung meningkat dari tahun ke tahun.



    Jahe gajah tidak hanya berprospek didalam negeri saja tetapi juga memiliki peluang besar untuk diserap oleh pasar internasional. Jahe gajah berpotensi sebagai komoditas export yang dikirim dalam bentuk segar, kering, asinan ,minyak atsiri dan oleoresin. Negara pengimport jahe gajah saat ini adalah Singapura, Jepang, Jerman, USA, Kanada, Maroko, Perancis, Hongkong dan Belanda. Dengan demikian Usaha jahe Gajah memiliki prospek dan potensi usaha yang cukup menjanjikan.

    Jahe gajah sangat besar peluangnya untuk dikembangkan di Indonesia karena didukung oleh iklim, kondisi tanah dan letak geografis yang cocok bagi pembudidayaan tanaman ini. Disamping itu dengan adanya ketersediaan lahan yang luas dan melimpahnya sumberdaya manusia sangat memungkinkan untuk meningkatkan produktivitas yang maximal.

    Jahe gajah memiliki prospek dan potensi produksi cukup tinggi yaitu mencapai 25 ton / hektar bahkan dengan teknologi intensif hasil produksi mencapai 60 ton / hektar. Oleh karena itu jahe gajah dapat lebih dikembangkan sebagai salah satu komoditas unggulan yang mampu memberikan harapan dan nilai ekonomis yang tinggi.

    Peluang usaha
    1. ANALISI/RINCIAN ANGGARAN BUDI DAYA JAHE
    2. KEWIRAUSAHAAN PERMEN JAHE
    3. Membuat Minuman Jahe Instan
    4. Metode Pembuatan Minyak Jahe
    5. Peluang Usaha Bisnis Minuman Jahe Merah
    6. Peluang Usaha Budidaya Jahe Gajah
    7. Peluang Usaha Minyak Atsiri Jahe
    8. Proposal Pertanian Budidaya Jahe Gajah
    9. Prospek Usaha Jahe Gajah
    ping fast  my blog, website, or RSS feed for Free

    Thursday, October 25, 2012

    Peluang Usaha Bisnis Minuman Jahe Merah

    Peluang Usaha  Bisnis Minuman Jahe Merah. Usaha bisnis minuman adalah termasuk usaha modal kecil yang lebih tahan terhadap gonjang ganjingnya kondisi perekonomian di indonesia. Kelebbihan dari usaha minuman adalah modal yang dapat di jangkau oleh kelas bawah dan keuntungannya lumayan besar. Jika usaha minuman yang di jalankannya laku, maka dalam waktu singkat sudah bisa balik modal.



    Namun yang jarang kita temi adalah minuman jahe merah. Peluang Usaha bisnis minuman jahe merah prospeknya sangat menjanjikan. Apa sih manfaat jahe merah ? Jahe merah atau yang biasa dikenal dengan nama latin Zingiberaceae Officinale Rose merupakan salah satu jenis tanaman herbal yang dimanfaatkan masyarakat sebagai ramuan obat tradisional.


    Namun seiring dengan ketatnya persaingan palaku usaha minuman maka inovasipun tida henti dilakukan sehingga saat ini jahe merahpun dijadikan minuman yang sangat bermanfaat untuk menghangatkan tubuh dan ternyata prospek bisnisnya mempunyai masa depan yang cerah.


    Yang menjadi ciri khas jahe merah adalah rasanya yang cenderung lebih pedas daripada jahe biasa, sehingga minuman jahe merah sangat bagus untuk menghangatkan tubuh dan menjadin minuman yang unik sehingga mengundang penasaran orang untuk mencobanya.


    Minuman jahe merah bukan hanya untuk menghangatkan badan saja namun juga bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah, meringankan radang tenggorokan, cocok bagi orang yang mengidap sakit asma, mencegah masuk angin, dan dapat meningkatkan kekebalan tubuh.


    Dari citra rasa yang unik dan segudang manfaat dari minuman jahe merah menjadikan minuman jahe merah menjadi peluang usaha baru yang sangat menjanjikan untuk di kembangkan.



    Para pelaku usaha minuman jahe merah sudah banyak yang sukses dari pasar nasional hingga internasinal. Minuman yang berasal dari jahe merah inipun dipasarkan dengan berbagai jenis, ada yang berupa minuman instan berupa bubuk yang siap di seduh, ada yang berupa minuman langsung dan sebagainya.


    Harga yang di tawarkan di pasaran juga berfariasi, dari yang Rp. 5000 perbungkus hingga Rp. 7500 perbungkusnya. Maka tidak heran jika para pelaku usaha minuman jahe merah yang telah sukses dapat mengantongi omset dari puluhan hingga ratusan juta rupiah perbulannya.


    Cara membuat minuman jahe merah tidak jauh berbeda dengan jahe biasa, namun setiap pelaku bisnis tentu mempunyai ciri khas tersendiri yang menjadi senjata bagi mereka untuk melancarkan usahanya. Nah jika anda tertarik untuk mengembangkan usaha ini, anda bisa mencoba membuat resep minuman sendiri dari jahe merah dengan citra rasa yang khas. Semoga artikel ini bisa menjadi inspirasi buat anda.

    Peluang usaha
    1. ANALISI/RINCIAN ANGGARAN BUDI DAYA JAHE
    2. KEWIRAUSAHAAN PERMEN JAHE
    3. Membuat Minuman Jahe Instan
    4. Metode Pembuatan Minyak Jahe
    5. Peluang Usaha Bisnis Minuman Jahe Merah
    6. Peluang Usaha Budidaya Jahe Gajah
    7. Peluang Usaha Minyak Atsiri Jahe
    8. Proposal Pertanian Budidaya Jahe Gajah
    9. Prospek Usaha Jahe Gajah

    Peluang Usaha Budidaya Jahe Gajah

    Peluang Usaha Budidaya Jahe Gajah memiliki masa depan yang cukup menjanjikan. Jahe gajah banyak sekali manfaatnya diantaranya adalah sebagai bahan kosmetika, obat-obatan, bahan campuran makanan dan minuman dan juga sebagai bahan baku dalam kegiatan industri.
    Permintaan pasar akan jahe gajah sangat besar sebab kegiatan industri obat-obatan baik moderen maupun tradisional berkembang pesat begitu juga dengan kegiatan industri lainnya yang banyak bermunculan yang bahan bakunya adalah jahe. 
    Jahe Gajah merupakan jahe yang paling disukai di pasaran internasional. Bentuknya besar gemuk dan rasanya tidak terlalu pedas. Daging rimpang berwarna kuning hingga putih. Peluang usaha budidaya jahe gajah prospek bagusnya tidak hanya di pasaran dalam negeri saja tapi pasar internasionalpun prospeknya sangat cerah. 
    Jahe gajah berpotensi sebagai komoditas export yang dikirim dalam bentuk segar, kering, asinan, minyak atsiri dan oleoresin. Negara pengimport jahe gajah saat ini adalah Singapura, Jepang, Jerman, USA, Kanada, Maroko, Perancis, Hongkong dan Belanda. Dengan demikian Usaha jahe Gajah memiliki prospek dan potensi usaha yang cukup menjanjikan.

    Budidaya jahe gajah memerlukan lahan yang luas, namun budidaya jahe gajah tidak memerlukan banyak pengobatan dan pemupukan,

    Iklim di indonesia sangat cocok untuk budidaya jahe, oleh sebab itu peluang usaha budidaya jahe gajah ini sangat besar. Jahe gajah memiliki prospek dan potensi produksi cukup tinggi yaitu mencapai 25 ton / hektar bahkan dengan teknologi intensif hasil produksi mencapai 60 ton / hektar. Oleh karena itu jahe gajah dapat lebih dikembangkan sebagai salah satu komoditas unggulan yang mampu memberikan harapan dan nilai ekonomis yang tinggi.

    ARTIKEL BERKAITAN


    Peluang Usaha Budidaya Jahe Gajah,peluang usaha sampingan,peluang usaha tanaman,peluang usaha baru,peluang usaha dengan modal kecil,peluang usaha pertanian,jahe

    Peluang Usaha Minyak Atsiri Jahe

    Peluang Usaha Minyak Atsiri Jahe. Jahe merupakan jenis umbi/rimpang yang sudah banyak dikenal dan digunakan oleh masyarakat luas berkaitan dengan kandungan dan manfaatnya. Pengolahan dan pemanfaat jenis rimpang yang satu ini antara lain sebagai bumbu dapur, diolah sebagai minuman hangat baik dalam bentuk segar ataupun sudah diolah lebih lanjut dalam bentuk bubuk siap pakai.
    Satu lagi yang dapat dimanfaatkan dari rimpang jahe adalah diambil kandungan minyak atsiri jahe melalui proses penyulingan. Ketersediaan rimpang jahe yang sangat melimpah serta proses pengolahan/penyulingan yang cukup mudah menjadikan Usaha pengolahan minyak atsiri jahe ini menjadi peluang usaha yang sangat sayang untuk dilewatkan.

    Mengenal lebih jauh mengenai minyak atsiri, minyak atsiri adalah senyawa mudah menguap yang tidak larut di dalam air yang berasal dari tanaman diantaranya terkandung dalam rimpang jahe. Secara garis proses pengolahan jahe untuk menghasilkan minyak atsiri adalah sebagai berikut : Minyak atsiri dapat dipisahkan dari jaringan tanaman melalui proses destilasi. Pada proses ini jaringan tanaman dipanasi dengan air atau uap air. Minyak atsiri akan menguap dari jaringan bersama uap air yang terbentuk atau bersama uap air yang dilewatkan pada bahan. Campuran uap air dan minyak atsiri dikondensasikan pada suatu saluran yang suhunya relatif rendah. Hasil kondensasi berupa campuran air dan minyak atsiri yang sangat mudah dipisahkan karena kedua bahan tidak dapat saling melarutkan.

    Metode Penyulingan

    Kandungan minyak atsiri dalam rimpang jahe kurang lebih sebesar 1-3%. Ada beberapa teknik penyulingan minyak atsiri pada rimpang jahe yang dapat dilakukan, yaitu :

    Ø Metode perebusan

    Bahan baku dalam hal ini rimpang jahe direbus di dalam air mendidih. Minyak atsiri akan menguap bersama uap air, kemudian dilewatkan melalui kondensor untuk kondensasi. Alat yang digunakan untuk metode ini disebut alat suling perebus.

    Ø Metode pengukusan

    Rimpang jahe (bahan baku) dikukus di dalam ketel yang konstruksinya hampir sama dengan dandang. Minyak atsiri akan menguap dan terbawa oleh aliran uap air yang dialirkan ke kondensor untuk kondensasi. Alat yang digunakan untuk metode ini disebut suling pengukus.

    Ø Metode uap langsung

    Bahan baku (rimpang jahe) dialiri dengan uap yang berasal dari ketel pembangkit uap. Minyak atsiri akan menguap dan terbawa oleh aliran uap air yang dialirkan ke kondensor untuk kondensasi. Alat yang digunakan untuk metode ini disebut alat suling uap langsung.

    Pada umumnya untuk skala kecil seperti yang dilakukan oleh kebanyakan petani, metode pengukusan paling sering digunakan karena mutu produk cukup baik, proses cukup efisien, dan harga alat tidak terlalu mahal, sedangkan untuk untuk skala besar, metode uap langsung yang paling baik karena paling efisien dibanding cara lainnya.

    Bahan yang diperlukan dalam proses produksi minyak atsiri jahe terdiri atas : Rimpang jahe, air serta Kertas saring berlapis magnesium karbonat.

    Peralatan yang diperlukan dalam pengolahan rimpang jahe menjadi minyak atsiri jahe terdiri atas :

    · Alat suling pengukus. Alat ini digunakan untuk menyuling minyak atsiri dengan metode pengukusan. Bagian-bagian utama dari alat penyuling ini ialah : Ketel suling, pengembun uap (kondensor) serta penampung hasil pengembunan.


    · Botol kaca berwarna gelap, atau jerigen plastik kualitas tinggi.

    Proses pengolahan :

    a. Penyiapan Bahan

    Sebelum dilakukan poses pengolahan rimpang jahe, perlu dilakukan beberapa persiapan yaitu rimpang jahe dicuci sampai bersih, kemudian dipotong kecil-kecil (dirajang) dengan ketebalan berkisar antara 2 sampai 4 mm. Atau rimpang jahe dapat juga digeprak (dipukul sampai memar dan pecah, tapi tidak sampai hancur). Tahap pembersihan ini jahe yang akan disuling tidak perlu dikuliti karena pengulitan akan menurunkan rendeman minyak atsiri jahe.

    Catatan : Ukuran potongan (rimpang) harus diusahakan seseragam mungkin. Ukuran yang tidak seragam akan meyulitkan penyusunan bahan di dalam ketel secara baik.

    b. Penyiapan Alat Suling

    Setelah bahan baku (jahe) siap, dilakukan persiapan alat yaitu bagian dalam ketel dibersihkan. Setelah itu ketel diisi dengan air bersih, dengan permukaan air berada 3-5 cm di bawah plat berpori yang menjadi alas irisan jahe. Air yang paling baik diisikan adalah air hujan, karena air ini tidak akan menimbulkan endapan atau kerak pada dinding dalam ketel.

    c. Pengisian Bahan ke dalam Ketel .

    1. Bahan baku yaitu rimpang jahe yang sudah dirajang, diisikan ke dalam ketel secara baik. Bahan disusun dengan formasi seragam dan mempunyai cukup rongga untuk penetrasi uap secara merata ke dalam tumpukan bahan. Perlu diperhatikan , tumpukan bahan yang terlalu padat dapat menyebabkan terbentuk rat holes yaitu suatu jalur uap yang tidak banyak kontak dengan bahan yang disuling. Tentu saja hal ini menyebabkan rendemen dan mutu minyak akan rendah.

    2. Setelah bahan diisikan ke dalam ketel, penutup ketel ditutup secara rapat sehingga tidak ada celah sekecil apapun yang memungkinkan uap lolos dari celah tersebut.

    d. Penyulingan

    Tahapan selanjutnya adalah yang paling utama yaitu proses penyulingan, dilakukan dengan cara :

    1. Pertama kondensor dialiri dengan air pendingin. Pada saat itu alat pemisah air-minyak sudah terpasang pada saluran keluar kondensat.

    2. Tahap selanjutnya, ketel dipanaskan dengan api tungku atau kompor. Api harus diusahakan hanya mengenai dasar ketel. Api yang terlalu besar bisa menjilat dinding ketel sehingga dinding menjadi sangat panas, dan hal ini dapat menyebabkan gosong atau rusaknya bahan yang terdapat di dalam ketel. Proses penyulingan ini dilakukan selama kurang lebih 16-30 jam. Minyak jahe yang baik berwarna kuning kecoklat-coklatan.

    e. Pengurangan air

    Dari hasil proses penyulingan tersebut, minyak jahe yang diperoleh masih mengandung sejumlah kecil air. Kandungan air ini dapat dikurangi dengan cara menyaring minyak melalui kertas saring berlapis magnesium karbonat.

    Catatan : Untuk memperoleh minyak atsiri jahe dengan kandungan air yang rendah, minyak atsiri jahe harus disentrifusi dengan kecepatan tinggi atau disaring dengan penyaring mekanis.

    f. Penyimpanan

    Minyak atsiri yang diperoleh selanjutnya disimpan/dikemas di dalam botol kaca yang berwarna gelap dan kering. Botol ini harus ditutup rapat. Jerigen plastik yang berkualitas tinggi juga dapat digunakan sebagai wadah penyimpan minyak atsiri jahe.

    Setelah melalui proses pengemasan dan pelabelan, minyak atsiri jahe siap dipasarkan kepada konsumen ataupun industri-industri yang berkaitan.

    http://binaukm.com/2011/05/peluang-usaha-minyak-atsiri-jahe/

    Peluang usaha
    1. ANALISI/RINCIAN ANGGARAN BUDI DAYA JAHE
    2. KEWIRAUSAHAAN PERMEN JAHE
    3. Membuat Minuman Jahe Instan
    4. Metode Pembuatan Minyak Jahe
    5. Peluang Usaha Bisnis Minuman Jahe Merah
    6. Peluang Usaha Budidaya Jahe Gajah
    7. Peluang Usaha Minyak Atsiri Jahe
    8. Proposal Pertanian Budidaya Jahe Gajah
    9. Prospek Usaha Jahe Gajah
    kandungan minyak atsiri,destilasi minyak atsiri,minyak atsiri pdf,minyak atsiri cengkeh,minyak atsiri download,minyak atsiri kenanga,sumber minyak atsiri,minyak atsiri mawar

    Wednesday, October 24, 2012

    PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN PERMEN JAHE

    PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN PERMEN JAHE
    BAB I
    PENDAHULUAN

    1. Latar Belakang
    Jahe (Zingiberaceae) merupakan tanaman obat berupa tumbuhan rumpun berbatang semu. Jahe berasal dari Asia Pasifik yang tersebar dari India sampai Cina.
    Oleh karena itu kedua bangsa ini disebut-sebut sebagai bangsa yang pertama kali memanfaatkan jahe terutama sebagai bahan minuman, bumbu masak dan obat-obatan tradisional. Manfaat jahe selain bisa untuk bumbu masakan, jahe juga dapat menghilangkan rasa mual, atasi masuk angin, pereda kejang, anti pengerasan pembuluh darah, peluruh keringat.
    Karena manfaat jahe yang begitu banyak, maka kami menciptakan produk baru yaitu Permen Jahe yang memiliki multifungsi. Cukup praktis dan mudah dibawa kemana-mana. Permen dengan rasa dan aroma jahe segar, memiliki keunggulan dari jahe yang dapat berguna untuk kesehatan. Bagus untuk tenggorokan dan membuat tubuh menjadi hangat.

    2. Visi dan Misi
    PJ. Jahe Sehat mempunyai misi untuk melestarikan tanaman jahe sehingga menjadi lebih bermanfaat terutama untuk kesehatan. Sehingga bisa memberikan kontribusi maksimal bagi dunia kesehatan. Agar permen jahe ini bisa berkembang, PJ. Jahe Sehat mempunyai visi untuk terus memodernkan pembuatan permen jahe, melalui serangkaian riset untuk meningkatkan kualitas permen serta kuantitasnya sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat dunia secara keseluruhan.

    BAB II
    PEMBAHASAN

    Perusahaan kami merupakan badan usaha jamu yang selain memproduksi jamu, juga memproduksi makanan kecil yaitu berupa permen jahe yang bisa juga dijadikan sebagai jamu. Selain permen jahe, kami juga menawarkan permen asem dan permen jahe asem yang juga berbahan dasar jahe. Memang jahe identik dengan rasa dan baunya yang khas, berkhasiat mencegah dan mengobati mual dan muntah. Permen jahe memiliki banyak kegunaan atau multifungsi. Bisa mengatasi rasa mual, masuk angin dan lain-lain. Sangat cocok bagi mereka yang biasa mabuk perjalanan. Permen jahe ini bisa bertahan sampai 6 bulan

    2. Faktor Yang Mengidentifikasi Kesiapan Seseorang Memasuki Kewirausahaan
    a. Memiliki modal untuk membuka usaha
    b. Dapat memilih tempat yang strategis
    c. Mau bekerja keras
    d. Memiliki pengalaman dalam usaha
    e. Memiliki keterampilan dalam usaha

    3. Imbalan – Imbalan Yang Di Dapat Dari Usaha Pembuatan Permen Jahe
    a. Mendapatkan keuntungan yang cukup besar
    b. Mendapatkan pelanggan yang cukup banyak
    c. Mendapatkan banyak investor

    4. Aspek Konteks Perubahan Bisnis Berskala Kecil

    a. Manajemen yang digunakan untuk menjalankan usaha
    Dengan manajemen yang baik maka usaha yang dijalani juga akan baik. Manajemen yang digunakan baik dari bagaimana saat pengolahan bahan baku menjadi barang jadi yaitu berupa permen jahe, sampai manajemen pemasarannya kami merencanakan dengan baik. Dengan kerjasama dari semua pihak, maka usaha kami bisa berjalan dengan lancar.

    b. Produk yang ditawarkan
    Produk yang kami tawarkan sesuai dengan keinginan pasar. Dan perusahaan kami tidak hanya membuat permen jahe saja, tetapi kami juga menawarkan permen asem, dan permen jahe asem yang merupakan campuran dari jahe dan asem. Semuanya terbuat dari bahan-bahan alami. Kami juga menggunakan gula murni tanpa pemanis buatan.

    c. Biaya yang di butuhkan
    Karena mulai dari bahan baku sampai proses produksi semuanya sudah modern, sehingga biaya yang kami butuhkan cukup standar untuk sebuah perusahaan permen jahe sehat.

    d. Teknologi yang di gunakan dalam pembuatan permen jahe
    Semua proses produksi menggunakan mesin. Mesin mixer dan mesin autoclave/boiler merupakan mesin pertama yang dipakai. Kemudian kami meggunakan mesin kemasan untuk mengepak permen kedalam kemasan.

    5. Konsep Bisnis 4M dan 1L
    a. Material (Bahan Baku)
    Bahan-bahan:
    • o Jahe bubuk
    • o Asem bubuk
    • o Gula
    • o Air
    • o Karamel

    Komposisi atau takaran :
    • o 30 % jahe bubuk/asem bubuk
    • o 30% karamel
    • o 30% gula
    • o 10 % air

    Cara buat :
    • o Campur semua bahan kedalam mixer
    • o Setelah itu masukkan kedalam mesin boiler, sampi bahan menjadi karamel
    • o Setelah itu bahan yang sudah jadi, akan secara otomatis masuk kedalam mesin pemotong dan akan dipotong-potong dengan ukuruan yang sudah ditentukan.
    • o Kemudian potongan permen tersebut akan secara otomatis masuk kedalam toples-toples yang sudah di atur dan di pres oleh mesin kemasan.
    • o Tahap akhir untuk bagian packing, menyusun toples-toples tersebut kedalam kardus sesuai jumlah yang tentukan per kardusnya.

    b. Mesin pembuat permen
    Kapasitas produksi = 2500 toples/hari
    Adapun mesin-mesin yang kami gunakan dalam proses produksi :
    • o Mixer
    • o Mesin Autoclave/Boiler
    • o Mesin pemotong permen
    • o Mesin Kemasan

    c. Man (Sumber Daya Manusia)
    Disini kami mempekerjakan tenaga-tenaga profesional yang bisa menghasilkan produk-produk yang berkualitas. Dan manajemen yang kami gunakan sudah standard untuk sebuah perusahaan jamu. Tetapi kami akan terus memperbaiki manajemen kami agar bisa mencapai hasil yang optimal.

    d. Metode
    Adapun struktur organisasi di perusahaan kami :
    1) Pemilik
    2) Manager
    Manager, terdiri dari 5 orang dengan pendidikan S1, yang mana manager tersebut tediri dari :
    • o Manager Keuangan, menangani bagian :
    • - Accounting, terdiri dari 2 orang dengan pendidikan min. D3 Akuntansi
    • o Manager Pemasaran, menangani bagian :
    • - Promosi, terdiri dari 2 orang dengan pendidikan S1 Manajemen, S1 Desain Grafis
    • - Distribusi, terdiri dari 10 orang dengan pendidikan minimal SMA sederajat
    • o Manager Produksi, menangani bagian :
    • - Mixer/pencampuran semua bahan, terdiri dari 2 orang dengan pendidikan min. STM
    • - Boiler/perebusan semua bahan. terdiri dari 2 orang dengan pendidikan min. STM
    • - Packing/kemasan, terdiri dari 4 orang dengan pendidikan min. SMA sederajat
    • o Manager Gudang, menangani bagian :
    • - Material, terdiri dari 2 orang dengan pendidikan min. SMA sederajat
    • - Produk, terdiri dari 1 orang dengan pendidikan min. D3
    • o Manager HRD, menangani bagian :
    • - Staff, terdiri dari 1 orang dengan pendidikan min. D3

    3) Fungsional, menangani bagian :
    o Satpam, terdiri dari 4 orang dengan pendidikan SMA sederajat
    o Kebersihan, terdiri dari 2 orang dengan pendidikan SMP/SMA

    e. Lingkungan
    Untuk lokasi usaha, kami memilih tempat yang dekat dengan sumber bahan baku dan lokasi pemasaran yang startegis.

    6. Analisa SWOT
    a. Strength (kekuatan)
    Perusahaan kami memiliki keunggulan dari perusahaan-perusahaan permen lain, yaitu :
    • - Tanpa pemanis buatan (menggunakan gula murni)
    • - Harga terjangkau
    • - Rasa seimbang dan khas
    • - Tahan lama

    b. Weakness (Kelemahan)
    Adapun kelemahan dari perusahaan kami :
    o Bahan baku jamu
    Tidak semua bahan baku yang kami gunakan mudah didapat. Terutama bahan baku utamanya yaitu jahe yang kami gunakan dipasok dari luar daerah. Sehingga untuk pengirimannya cukup sulit.

    c. Opportunity (peluang)
    Karena permen jahe yang biasa kurang diminati, makanya kami membuat permen jahe yang multifungsi. Dengan cara dikenalkan dulu kepada konsumen apa saja kegunaannya. Untuk awal promosi kami akan memberikan sample kepada konsumen, seperti : di bus, ditoko-toko atau toko kelontong di kaki lima.

    d. Threats (Ancaman)
    o Pesaing
    Karena pemen jahe bentuknya sangat praktis, pembuatanya cukup mudah dan banyak konsumennya, sehingga banyak produsen-produsen lain yang mengikuti. Maka dari itu kami akan terus memberikan kualitas yang terbaik untuk para konsumennya.

    o Cuaca
    Karena di Indonesia memiliki dua musim, yaitu musim panas dan musim hujan, sehingga kami tidak bisa menentukan permen jahe yang bisa kami hasilkan dalam satu kali proses itu. Karena bahan baku utama yaitu jahe bubuk, maka jahe harus melakukan proses penjemuran sebelum akhirnya digiling. Sehingga kami harus menyediakan stok yang cukup banyak, agar pada saat musim hujan kami tidak kekurangan bahan baku.
    7. Analisa 5P
    a. Price
    Untuk harga, kami menjual dengan harga yang sangat terjangkau. Untuk harga dari kami sebesar = Rp. 5.000,00, sedangkan untuk supplier, supermarket, toko eceran di tentukan sebagai berikut :
    • o Distributor, 30% dari harga pabrik
    • o Supermarket, 25% dari harga pabrik
    • o Toko eceran, 20% dari harga pabrik

    b. Produk
    Dalam satu toples kami menawarkan 3 macam varian, yaitu permen jahe asli, permen asem dan permen jahe asem. Yang ketiga-tiganya berbahan dasar jahe asli dan memiliki banyak manfaat/khasiat. Bagi mereka yang tidak suka asem, bisa mencoba permen jahenya saja. Sedangkan mereka yang suka dengan rasa yang menantang, bisa mencoba permen asem. Tetapi bagi mereka yang ingin mencoba rasa kombinasi dari ke duanya, maka bisa mencoba permen jahe asem.

    c. Place

    Kami tidak membuka toko atau kios. Akan tetapi kami memasok kepada distributor, supermarket dan toko eceran sesuai pesanan. Atau mereka datang langsung ke perusahaan kami.

    d. Promosi

    Untuk promosi awal, kami akan terjun langsung ke lapangan dan memberikan sample kepada konsumen. Seperti di bus, terminal, pasar. Dan memberikan bonus 1 toples dan diskon untuk setiap pembelian 3 toples dan kelipatannya.

    Target penjualan perusahaan kami :
    • o Distributor = 1000 toples/hari atau 30.000 toples/bulan
    • o Supermarket = 500 toples/hari atau 15.000 toples/bulan
    • o Toko eceran = 200 toples/hari atau 6.000 toples/bulan

    e. Packing/kemasan

    Bentuk kemasan untuk produk kami adalah :
    • o Plastik kemasan (@ 5 biji)
    • o Toples (@ 50 biji)
    • o Kardus (@ 6 toples)

    BAB III

    KESIMPULAN

    Jahe merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat. Selain untuk bumbu dapur dapat juga mengobati bebagai penyakit, antara lain reumatik/encok, impoten, keracunan udang, pegal, batuk, sakit pinggang, sakit kepala, mencret dan muntah-muntah. Dengan banyaknya manfaat yang diperoleh dari tumbuhan jahe, kami mencoba membuat produk yang praktis mudah dibawa kemana-mana dan dapat dinikmati dengan berbagai varian rasa. Dapat dikonsumsi untuk semua umur, karena berbahan dasar jahe asli tanpa ada campuran bahan pengawet dan sejenisnya. Sehingga aman bagi kesehatan.

    http://ukhtiblue.multiply.com/journal/item/20/20

    Peluang usaha
    1. ANALISI/RINCIAN ANGGARAN BUDI DAYA JAHE
    2. KEWIRAUSAHAAN PERMEN JAHE
    3. Membuat Minuman Jahe Instan
    4. Metode Pembuatan Minyak Jahe
    5. Peluang Usaha Bisnis Minuman Jahe Merah
    6. Peluang Usaha Budidaya Jahe Gajah
    7. Peluang Usaha Minyak Atsiri Jahe
    8. Proposal Pertanian Budidaya Jahe Gajah
    9. Prospek Usaha Jahe Gajah
    10. Cara membuat permen jahe
    11. KEWIRAUSAHAAN PERMEN JAHE
    12. Permen Jahe Populer di Eropa
    13. Permen jahe obati Susah Makan

    contoh wirausaha permen jahe,wirausaha modal kecil,proposal wirausaha,pengertian wirausaha,wirausaha sukses permen jahe,makalah wirausaha permen,definisi wirausaha,wirausaha muda