Showing posts with label diabetes. Show all posts
Showing posts with label diabetes. Show all posts

Sunday, November 25, 2012

Manfaat, kandungan jambu biji

Manfaat, kandungan jambu biji.  Jambu biji (Psidium guajava) adalah salah satu tanaman herba buah jenis perdu, dalam bahasa Inggris disebut Lambo guava. Tanaman ini berasal dari Brazilia Amerika Tengah, menyebar ke Thailand kemudian ke negara Asia lainnya seperti halnya di negara Indonesia. sampai saat ini telah dibudidayakan dan menyebar luas, di daerah-daerah Jawa. Jambu biji mempunyai banyak nama, sering
disebut juga jambu klutuk, jambu siki, atau jambu batu. Jambu tersebut kemudian dilakukan persilangan melalui stek atau okulasi dengan jenis yang tanaman jambu lain, sehingga akhirnya mendapatkan hasil yang lebih besar dengan keadaan biji yang lebih sedikit bahkan tidak berbiji yang diberi nama jambu Bangkok karena proses terjadinya dari Bangkok.

Zat yang terkandung dalam daun jambu biji : 
  1. Tanin, seperti minyak atsiri, asam ursolat, asam psidiolat, asam kratogolat, asam oleanolat, asam guajaverin dan vitamin.
  2. Zat yang terkandung dalam buah jambu biji/100 gr : Kalori 49 kal – Vitamin A 25 SI – Vitamin B1 0,02 mg – Vitamin C 87 mg – Kalsium 14 mg – Hidrat Arang 12,2 gram – Fosfor 28 mg – Besi 1,1 mg – Protein 0,9 mg – Lemak 0,3 gram – Air 86 gram
  3. Zat likopen adalah senyawa kartenoid yang biasa disebut dengan zat anti kanker.Zat ini biasanya terkandung dalam buah buahan berwarna merah termasuk jambu biji. Zat ini mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan tubuh.
Khasiat Jambu Biji

1. Kaya akan vitamin

Jambu biji mengandung vitamin C hingga sebanyak 2x dari kandungan Vit C pada jeruk manis. Kandungan vitamin C ini paling banyak terdapat pada kulit dan daging buah terutama ketika buah akan matang. Dengan kandungan vitamin C ini, salah satu manfaat jambu biji adalah dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Selain itu masih ada manfaat lain yang bersumber dari buah ini. Buah jambu biji mengandung banyak vitamin dan serat, sehingga sangat cocok sekali dikonsumsi untuk menjaga kesehatan. Warna daging jambu biji yang merah mengindikasikan jambu biji kaya akan vitamin A untuk kesehatan mata dan antioksidan.

2. Mengobati berbagai macam penyakit

Berbagai penelitian telah dilakukan, dan menunjukkan hasil yang positif bahwa buah dan daun jambu biji ternyata dapat mengobati beberapa macam penyakit. 

Berikut beberapa khasiat jambu biji dalam mengobati penyakit:

1. Mencegah kanker
Jambu biji mengandung antioksidan pelawan kanker, likopen. Likopen dalam jambu biji lebih mudah diserap tubuh dibanding yang berasal dari tomat karena perbedaan dalam struktur selnya. Konsumsi likopen yang cukup sangat berpengaruh pada penurunan risiko kanker prostat pada pria. Semua jenis jambu biji mengand
ung antioksidan yang tinggi, terutama pada jambu biji berdaging merah.

2. Menurunkan hipertensi
Jambu biji adalah buah yang sebaiknya rutin dikonsumsi jika Anda ingin menghindar dari serangan jantung. Buah ini menjadi hipoglikemik di alam dan kaya akan serat yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol sehingga jambu biji ini dapat menjadi herbal kolesterol.

Selain itu, jambu biji berukuran sedang bisa mencukupi 20 persen kebutuhan harian tubuh akan potasium. Penelitian juga menunjukkan rutin mengonsumsi potasium bisa menurunkan tekanan darah.

3. Mengobati diare
Tanaman jambu biji memiliki astringen, zat kimia yang akan menyusutkan jaringan tubuh. Ini sebabnya gusi akan terasa lebih keras dan segar setelah kita mengunyah jambu biji. Selain itu daun jambu biji juga mengandung zat antibakteri sehingga bisa mencegah pertumbuhan bakteri saat terkena disentri. Pembunuh bakteri lain dalam buah ini adalah karetinoid, vitamin C dan potasium.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Vieira; dkk., ekstrak daun jambu biji terbukti dapat menghambat pertumbuhan bakteri penyebab diare yaitu Staphylococcus aureus dan E. coli. Selain itu, juga terdapat penelitian yang dilakukan oleh Adnyana (2004) yang menghasilkan suatu kesimpulan bahwa ekstrak daun jambu biji putih mempunyai kemampuan untuk menghambat pertumbuhan bakteri penyebab diare lebih baik daripada ekstrak daun jambu biji merah.

4. Batuk dan flu
Daun jambu biji yang dimakan mentah atau buah yang masih mentah yang dibuat jus dipercaya secara turun temurun sebagai obat mengatasi batuk dan flu. Ramuan ini bekerja dengan cara mengurangi pembentukan lendir serta membuat saluran pernapasan bebas infeksi. Buah jambu biji juga kaya akan vitamin C dan zat besi yang efektif untuk menghambat infeksi virus flu

5. Merawat kulit

6. Mencegah sembelit
Kandungan astringet dalam jambu biji akan meningkatkan tekstur kulit dan mengencangkan kulit yang mulai kendur. Bukan hanya itu jambu biji juga mengandung vitamin A, C dan potasium yang memiliki fungsi sebagai antioksidan. Nutrisi ini akan membantu proses detoksifikasi dan menjaga kulit tetap sehat serta bebas keriput.

Kandungan serat yang tinggi dalam jambu biji efektif untuk mencegah sembelit atau konstipasi. Buah jambu biji ukuran sedang mengandung 36 persen kebutuhan serat yang direkomendasikan. Selain itu biji buah ini juga menjadi laksatif yang ampuh yang berfungsi untuk membantu membersihkan sistem pembuangan usus.

7. Diabetes
Menurut penelitian yang dilakukan para ahli, baik buah dan daun jambu biji bisa membantu menurunkan kadar gula darah sehingga bisa dijadikan herbal untuk diabetes. Jambu Biji juga meningkatkan produksi hormon Insulin. Insulin merupakan hormon yang berfungsi untuk merubah gula dalam darah menjadi gula otot sehingga tidak ada kelebihan gula dalam darah. Dalam penelitian tersebut disebutkan bahwa untuk mengobati diabetes melitus dilakukan dengan cara mengonsumsi jus buah jambu biji yang dilarutkan dalam air konsentrasi 25% (25 g buah jambu diji dilarutkan dalam 100 ml air) selama 32 minggu.

8. Menurunkan berat badan
Buah ini memiliki komponen yang diperlukan untuk menurunkan berat badan, misalnya serat, protein dan vitamin. Buah ini juga membuat perut terasa lebih kenyang. Jambu biji berukuran sedang yang diasup saat makan siang sudah cukup untuk mengganjal perut sampai makan malam.

9. Sariawan perut
Vitamin C yang terkandung dalam jambu biji empat kali lebih tinggi dibanding dengan vitamin C yang terdapat dalam jeruk. Selain itu, buah ini juga menjadi obat yang ampuh untuk sariawan perut, penyakit yang ditandai dengan gusi bengkak dan berdarah.

10. Demam berdarah
Jambu biji sudah lama dipercaya dapat mengobati penyakit demam berdarah. Untuk mengobati demam berdarah, biasanya orang mengonsumsi jusnya. Hal tersebut sebenarnya kurang efektif karena sifatnya hanya untuk mengatasi kehilangan cairan plasma akibat peningkatan permeabilitas pembuluh darah kapiler.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya menunjukkan bahwa ekstrak daun jambu biji ternyata dapat menghambat pertumbuhan virus dengue penyebab demam berdarah dengue (DBD).

Ekstrak daun jambu biji juga dapat meningkatkan jumlah trombosit dalam darah. Trombosit ini jumlahnya akan menurun sangat drastis pada penderita DBD sehingga mudah terjadi pendarahan. Pengujian lebih lanjut juga membuktikan bahwa ekstrak daun jambu biji ini tidak bersifat racun sama sekali (aman untuk dikonsumsi).

Diabetes melitus, Maag, Diare (sakit perut), Masuk angin, Beser; Prolapsisani, Sariawan, Sakit Kulit, Luka baru;

Pemanfaatan :
1. Diabetes Mellitus
Bahan: 
  • 1 buah jambu biji setengah masak
Cara membuat: 
  • buah jambu biji dibelah menjadi empat bagian dan direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: 
  • diminum 2 kali sehari, pagi dan sore

2. Maag
Bahan: 
  • 8 lembar daun jambu biji yang masih segar.
Cara membuat: 
  • direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: 
  • diminum 3 kali sehari, pagi, siang dan sore.

3. Sakit Perut (Diare dan Mencret)
Bahan: 
  • 5 lembar daun jambu biji, 1 potong akar, kulit dan batangnya
Cara membuat: 
  • direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya
Cara menggunakan: 
  • diminum 2 kali sehari pagi dan sore.

4. Sakit Perut atau Diare pada bayi yang masih menyusui
Bahan: 
  • jambu biji yang masih muda dan garam secukupnya.
Cara menggunakan: 
  • dikunyah oleh ibu yang menyusui bayi tersebut, airnya ditelan dan ampasnya dibuang.
5. Masuk Angin
Bahan: 
  • 10 lembar daun jambu biji yang masih muda, 1 butir cabai merah, 3 mata buah asam, 1 potong gula kelapa, garam secukupnya
Cara membuat: 
  • semua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 liter air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.

6. Beser (sering kencing) berlebihan
Bahan: 
1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 3 sendok bubuk beras yang digoreng tanpa minyak (sangan = Jawa).
Cara membuat: 
  • kedua bahan tersebut direbus bersama dengan 2,5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas kemudian disaring.
Cara menggunakan: 
  • diminum tiap 3 jam sekali 3 sendok makan.

7. Prolapsisani
Bahan: 
  • 1 genggam daun jambu biji, 1 potong kulit batang jambu biji.
Cara membuat: 
direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: 
  • air ramuan tersebut dalam keadaan masih hangat dipakai untuk mengompres selaput lendir poros usus (pusar) pada bayi

8. Sariawan
Bahan: 
1 genggam daun jambu biji, 1 potong kulit batang jambu biji.
Cara membuat: 
  • direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: 
  • diminum 2 kali sehari.

9. Sakit Kulit
Bahan: 
  • 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 7 kuntum bunga jambu biji.
Cara membuat: 
  • ditumbuk bersama-sama sampai halus
Cara menggunakan: 
untuk menggosok bagian kulit yang sakit.

10. Obat luka baru
Bahan: 
  • 3 pucuk daun jambu biji.
Cara membuat: 
  • dikunyah sampai lembut
Cara menggunakan: 
  • ditempelkan pada bagian tubuh yang luka agar tidak mengelurkan darah terus menerus.
budidaya jambu biji,manfaat jambu biji merah,morfologi jambu biji,kandungan daun jambu biji,klasifikasi jambu biji,manfaat jambu biji,khasiat daun jambu biji,khasiat jambu biji

Cara mengobati Penyakit diabetes melitus

Cara mengobati Penyakit diabetes melitus
Cara mengobati Penyakit diabetes melitus. Diabetes mellitus, DM (bahasa Yunani: διαβαίνειν, diabaínein, tembus atau pancuran air) (bahasa Latin: mellitus, rasa manis) yang juga dikenal di Indonesia dengan istilah penyakit kencing manis adalah kelainan metabolik yang disebabkan oleh banyak faktor, dengan simtoma berupa hiperglikemia
kronis dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein, sebagai akibat dari:
  1. defisiensi sekresi hormon insulin, aktivitas insulin, atau keduanya.
  2. defisiensi transporter glukosa.
  3. atau keduanya.
Semua sel dalam tubuh manusia membutuhkan gula agar dapat bekerja dengan normal. Gula dapat masuk ke dalam sel-sel tubuh dengan bantuan hormon insulin. Jika jumlah insulin dalam tubuh tidak cukup, atau jika sel-sel tubuh tidak memberikan respon terhadap insulin (resisten terhadap insulin), maka akan terjadi penumpukan gula di dalam darah. Hal inilah yang terjadi pada pasien diabetes melitus.

Diabetes mellitus, atau yang juga dikenal sebagai penyakit kencing manis, adalah penyakit kronik yang disebabkan oleh:
ketidakmampuan organ pankreas untuk memproduksi hormon insulin dalam jumlah yang cukup, atau
tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang telah dihasilkan oleh pankreas secara efektif, atau
gabungan dari kedua hal tersebut.

Pada penderita diabetes melitus yang tidak terkontrol, akan terjadi peningkatan kadar glukosa (gula) darah yang disebut hiperglikemia. Hiperglikemia yang berlangsung dalam waktu lama akan menyebabkan kerusakan serius pada sistem tubuh kita, terutama pada saraf dan pembuluh darah. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk mengontrol kadar glukosa dalam darah pasien diabetes mellitus.

Diabetes mellitus dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:
  1. Diabetes melitus tipe 1, yakni diabetes mellitus yang disebabkan oleh kurangnya produksi insulin oleh pankreas.
  2. Diabetes melitus tipe 2, yang disebabkan oleh resistensi insulin, sehingga penggunaan insulin oleh tubuh menjadi tidak efektif.
  3. Diabetes gestasional, adalah hiperglikemia yang pertama kali ditemukan saat kehamilan.
Selain tipe-tipe diabetes melitus, terdapat pula keadaan yang disebut prediabetes. Kadar glukosa darah seorang pasien prediabetes akan lebih tinggi dari nilai normal, namun belum cukup tinggi untuk didiagnosis sebagai diabetes melitus. Yang termasuk dalam keadaan prediabetes adalah Toleransi Glukosa Terganggu (TGT) dan Glukosa Darah Puasa Terganggu (GDPT). Keadaan prediabetes ini akan meningkatkan risiko seseorang untuk menderita diabetes melitus tipe 2, penyakit jantung atau stroke. http://diabetesmelitus.org/definisi-tipe-diabetes/#ixzz2DEv9cM2q

Diabetes mellitus adalah penyakit yang ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi yang disebabkan oleh gangguan pada sekresi insulin atau gangguan kerja insulin atau keduanya. Tubuh pasien dengan diabetes mellitus tidak dapat memproduksi atau tidak dapat merespon hormon insulin yang dihasilkan oleh organ pankreas, sehingga kadar gula darah meningkat dan dapat menyebabkan komplikasi jangka pendek maupun jangka panjang pada pasien tersebut.

Diabetes mellitus (DM) dibagi menjadi beberapa tipe. DM tipe I biasanya menimbulkan gejala sebelum usia pasien 30 tahun, walaupun gejala dapat muncul kapan saja. Pasien DM tipe I memerlukan insulin dari luar tubuhnya untuk kelangsungan hidupnya. DM tipe II biasanya dialami saat pasien berusia 30 tahun atau lebih, dan pasien tidak tergantung dengan insulin dari luar tubuh, kecuali pada keadaan-keadaan tertentu. Tipe DM lainnya adalah DM gestasional, yakni DM yang terjadi pada ibu hamil, yang disebabkan oleh gangguan toleransi glukosa pada pasien tersebut.

Saat ini jumlah pasien DM tipe II semakin meningkat, dikarenakan pola hidup yang semakin tidak sehat, misalnya kurang aktivitas fisik serta pola makan yang tidak sehat. Faktor risiko untuk DM tipe II antara lain: genetik, lingkungan, usia tua, obesitas, kurangnya aktivitas fisik, riwayat DM gestasional, serta ras atau etnis tertentu.

Gejala DM tipe II antara lain:
  1. rasa haus yang berlebih,
  2. buang air kecil lebih sering (frekuensi terbangun dari tidur untuk berkemih saat malam hari menjadi lebih sering dari biasanya),
  3. banyak makan,
  4. penurunan berat badan tiba-tiba tanpa sebab yang jelas
Diagnosis ditegakkan dengan pemeriksaan kadar gula darah, yakni gula darah setelah puasa 8 jam atau gula darah sewaktu.

Yang penting dilakukan oleh pasien DM adalah mengontrol kadar gula darahnya. Kadar gula darah yang tidak terkontrol (selalu tinggi, atau kadang tinggi kadang rendah, atau terlalu rendah) dapat menimbulkan komplikasi pada pasien DM. Komplikasi jangka pendek misalnya hipoglikemia, yaitu keadaan di mana kadar gula darah yang terlalu rendah (<70 mg/dl). Gejala yang dirasakan pada saat pasien hipoglikemia adalah berkeringat, jantung berdebar, rasa lapar, dan gemetar. Jika tidak diterapi segera, pasien dapat kehilangan kesadaran, meracau dan kejang-kejang. Komplikasi jangka panjang yang dapat terjadi biasanya melibatkan pembuluh darah besar maupun kecil serta sistem saraf. Komplikasi dapat mengenai organ-organ vital seperti otak, jantung, ginjal, mata, persarafan dan lain-lain, sehingga diperlukan pemeriksaan rutin secara teratur.

Ingatlah untuk selalu menjaga kesehatan tubuh Anda dengan pola hidup sehat (makan makanan sehat, olahraga teratur, istirahat cukup, pikiran sehat). Sumber: http://diabetesmelitus.org/penyakit-diabetes-melitus/#ixzz2DEt93uC1



SAMBILOTO (Andrographis paniculata Nees)

Sambiloto merupakan tanaman terna semusim yang masuk ke dalam familia Achanthaceae. Ciri yang paling mudah dikenali adalah seluruh bagian tanaman terasa pahit. Tinggi tanaman bisa mencapai 80 cm. Perbanyakan tanaman dapat dilakukan dengan biji.

Bagian tanaman yang digunakan adalah daun.

Caranya:

Sebagai obat diabetes, ambil sambiloto sebanyak kira-kira 5 gram daun segar, seduh dengan 1 gelas air panas (matang), setelah dingin lalu disaring. Hasil saringan kemudian diminum sehari 2 kali sama banyak, pagi dan sore setelah makan.

SALAM (Eugenia polyantha Wight.)

Tanaman salam merupakan tanaman menahun yang masuk ke dalam familia Myrtaceae. Tinggi tanaman bisa mencapai 25 meter. Perbanyakan tanaman bisa dilakukan dengan biji, cangkok, stek.

Bagian tanaman yang digunakan adalah daun, namun kulit batang, akar dan buah juga berkasiat sebagai obat.

Caranya:

Untuk obat diabetes, ambil daun salam 7 lembar, rebus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah didinginkan lalu airnya diminum 2 kali sehari masing-masing setengah gelas.

KUMIS KUCING (Orthosiphon spicatus B.B.S)

Tanaman Kumis Kucing adalah tanaman semak tahunan. Kumis Kucing termasuk dalam familiaLamiaceae. Tinggi tanaman bisa mencapai 150 cm. Bagian tanaman yang digunakan adalah daun.

Caranya:

Untuk obat diabetes, ambil kira-kira 25 gram daun segar, cucia dan rebus dengan 2 gelas air selama 15 menit. Hasil rebusan diminum sehari dua kali pagi dan sore. Setiap kali minum setengah gelas.

PULE. (Aistonia scholaris R.Br.)

Tanama Pule adalah tanaman pohon , masuk dalam familia Apocinaceae. Tinggi pohon bisa mencapai 25 meter. Ciri-ciri tanaman, kulit kayu rasanya pahit. Cara pembiakannya dengan stek batang. Bagian tanaman yang digunakan adalah kulit batang.

Caranya:

Untuk obat kencing manis , ambil kulit batang sebanyak kira-kira 2 jari, dipotong-potong seperlunya, kemudian rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa air separuhnya. Setelah didinginkan, kemudian saring dan minum setengah jam setelah makan, dua kali sehari. Masing-masing sajian sebanyak ¾ gelas.

BUNGUR (Lagerstroemia speciosa Pers.)

Tanam Bungur merupakan tanaman perdu atau pohon kecil, mauk ke dalam familia Lythraceae. Tinggi pohon bisa mencapai 7 meter. Bagian tanaman yang digunakan adalah daun.

Caranya:

Cuci 8 lembar daun bungur segar hingga bersih, lalu rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah didinginkan lalu saring dan minum sekaligus pada pagi hari.

JAMBU MEDE (Anacardium occidentale L.)

Tanaman Jambu Mede merupakan tanaman pohon. Tinggi pohon bisa mencapai 12 meter, masuk dalam familia Anacardiaceae. Perbanyakan tanamana bisa dilakukan dengan biji, cangkokan atau okulasi

Bagian tanaman yang digunakan adalah kulit batang.

Caranya:

Cuci 15 gram kulit batang jambu mede sampai bersih lalu potong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gela saja. Setelah dingin, saring kemudian air saringannya diminum sehari 2 kali, masing-masing setengah gelas.

MAHONI  (Swietenia mahagoni Jacq.)

Tanaman Mahoni merupaka tanaman pohon. Tinggi pohon bisa mencapai 25 meter. Tanaman ini di Indonesia banyak tumbuh di pinggir jalan sebagai tanaman peneduh. Mahoni termasukdalam

Familia Meliaceae. Bagian tanaman yang digunakan untuk obat adalah biji.

Caranya:

Seduh setengah sendok teh serbuk biji mahoni dengan 1/3 cangkir air panas. Minumlah selagi masih hangat 30 menit sebelum makan. Lakukan 2-3 kali sehari

Balai Penelitian Tanaman Obat (BPTO- Tawangmangu)

penyakit diabetes melitus pada lansia,pencegahan penyakit diabetes melitus,penelitian tentang diabetes melitus,penyakit diabetes melitus ,penyakit diabetes melitus pada kehamilan,penyakit diabetes melitus dan penyebabnya,penyakit diabetes melitus tipe 2,penyakit pada diabetes melitus,makalah diabetes melitus,patofisiologi diabetes melitus,pengobatan diabetes melitus,pencegahan diabetes melitus,askep diabetes melitus,obat diabetes melitus,diabetes melitus tipe 2,hipertensi

Friday, November 16, 2012

Obat herbal penyakit gula darah

Obat herbal penyakit gula darah. Dalam ilmu kedokteran, gula darah adalah istilah yang mengacu kepada tingkat glukosa di dalam darah. Konsentrasi gula darah, atau tingkat glukosa serum, diatur dengan ketat di dalam tubuh. Glukosa yang dialirkan melalui darah adalah sumber utama energi untuk sel-sel tubuh.



Umumnya tingkat gula darah bertahan pada batas-batas yang sempit sepanjang hari: 4-8 mmol/l (70-150 mg/dl). Tingkat ini meningkat setelah makan dan biasanya berada pada level terendah pada pagi hari, sebelum orang makan.

Diabetes mellitus adalah penyakit yang paling menonjol yang disebabkan oleh gagalnya pengaturan gula darah.

Meskipun disebut "gula darah", selain glukosa, kita juga menemukan jenis-jenis gula lainnya, seperti fruktosa dan galaktosa. Namun demikian, hanya tingkatan glukosa yang diatur melalui insulin dan leptin.

Penyakit Gula Darah

Penyakit gula darah adalah suatu penyakit gangguan kesehatan di mana kadar gula darah dalam darah seseorang menjadi tinggi karena gula dalam darah tidak dapat digunakan oleh tubuh. Penyakit gula darah dikenal juga dengan sebutan penyakit kencing manis yang mempunyai jumlah penderita yang cukup banyak di Indonesia juga di seluruh dunia. Penyakit gula darah adalah golongan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah sebagai akibat adanya gangguan sistem metabolisme dalam tubuh, dimana organ pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebituhan tubuh.

Gejala Penyakit Gula Darah
  • Sering buang air kecil
  • Sering merasa sangat haus
  • Sering lapar karena tidak memiliki cukup energi sehingga tubuh memberi sinyal lapar
  • Penurunan berat badan secara tiba-tiba meski tidak ada usaha menurunkan berat badan
  • Sering mengalami kesemutan pada bagian kaki atau tangan
  • Mengalami masalah pada kulit seperti gatal atau borok
  • Jika mengalami luka, butuh waktu lama untuk dapat sembuh
  • Perubahan prilaku seperti mudah tersinggung
  • Mudah merasa lelah

Penyebab Penyakit Gula Darah

  • Faktor keturunan
  • Kegemukan/obesitas biasanya terjadi pada usia 40 tahun
  • Tekanan darah tinggi
  • Angka Triglycerid (salah satu jenis molekul lemak) yang tinggi
  • Level kolesterol yang tinggi
  • Gaya hidup modern cenderung mengkonsumsi makanan instan
  • Merokok dan stres
  • Terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat
  • Kerusakan pada sel pankreas
Berikut adalah beberapa herbal penurun gula darah : 

1. Mahkota Dewa
Efek farmakologi: antiradang, obat disentri, sakit kulit, dan eksim.
Cara penggunaan : lima hingga tujuh iris buah mahkota dewa diseduh dengan satu gelas air panas (200 cc). Tutup dan biarkan sebentar agar melarut dulu. Setelah itu minum secukupnya.
2. Brotowali
Efek farmakologi : analgesik (menghilangkan rasa sakit), anti piretik  (menurunkan panas)
Cara penggunaan :  siapkan 6 cm batang brotowali, cuci bersih, lalu potong-potong. Tambahkan sepertiga genggam daun sambiloto dlan sepertiga daun kumis kucing. Rebus dengan tiga gelas sampai menjadi dua gelas. Diminum setelah makan.
3. Mengkudu
Efek farmakologi : memperbaiki sel beta pankreas dan reseptor insulin yang tidak berfungsi dengan baik.
Cara penggunaan : dua buah mengkudu masak diparut, tambahkan sedikit air kapur. Aduk sampai merata. Peras dengan sepotong kain lalu diminum.
4. Lidah buaya
Efek farmakologi : antiradang, pencahar
Cara penggunaan : 1 lembar lidah buaya dicuci bersih, buang durinya, kemudian dipotong-potong, Rebus lidah buaya dengan tiga gelas air sampai menjadi satu setengah gelas. Minum 3 x1,5 gelas setiap habis makan.
5. Pare
Efek farmakologi : antiradang, sifatnya dingin. Charantin dan polypeptide-P di dalam pare merangsang sel beta pankreas mengeluarkan insulin.
Cara penggunaan : 200 gram buah pare segar dipotong-potong, lalu dijus atau direbus. Kemudian airnya diminum.  
6. Teh Hijau
Efek farmakologi : polifenol di dalam teh meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin. Efek teh hijau terhadap insulin ini pernah diteliti oleh Hiroshi Tsuneki dkk dan diterbitkan dalam jumal BMC Pharmacology edisi 2004.
Cara penggunaan : satu sendok tek daun teh hijau diseduh dengan air panas. Minum setelah makan.http://health.kompas.com/read/2011/10/29/19464262/Aneka.Herbal.Penurun.Gula.Darah



Obat herbal berikutnya >>>>
  1. RESEP REBUSAN AIR JAHE UNTUK PENGOBATAN
  2. Obat Herbal Memperbesar dan Memperkuat Penis
  3. Obat Herbal untuk Perawatan Rambut
  4. Obat herbal Mabuk Perjalanan
  5. Obat herbal Melancarkan Sirkulasi Darah
  6. Obat herbal Memperkuat Daya Tahan Sperma
  7. Obat herbal Mencegah Kerusakan Gigi
  8. Obat herbal Mengatasi asam urat
informasi tentang penyakit gula darah,penyakit gula darah kering,gejala penyakit gula,obat penyakit gula darah,pencegahan penyakit gula,tanda tanda penyakit gula darah,penyakit gula darah rendah,penyakit gula darah dan pengobatannya,gula darah normal,menurunkan kadar gula darah,asam urat,diet gula darah,gula darah rendah,diabetes melitus,gula darah puasa,obat gula darah

Monday, November 5, 2012

Obat herbal Melancarkan Sirkulasi Darah

Obat herbal Melancarkan Sirkulasi Darah
Obat herbal Melancarkan Sirkulasi Darah. Mengenai cara melancarkan sirkulasi darah bagi mereka yang memiliki penyakit tekanan darah tinggi - Bagi Anda yang menderita penyakit tekanan darah tinggi ada baiknya untuk mencoba terapi ini: Rendam kaki ke dalam air jahe hangat dalam 15 menit. Metode ini membantu sirkulasi darah dengan cara refleksologi untuk menurunkan tekanan darah.

Demikian cara tradisional untuk melancarkan sirkulasi darah bagi mereka yang menderita penyakit tekanan darah tinggi. Cara ini sangat mudah dilakukan dan aman.

Untuk menjaga sirkulasi darah mrnurut JAKARTA, KOMPAS.com yaitu dengan kita perlu menerapkan pola hidup sehat. Hal itu bisa dimulai dengan memperhatikan pola makan.

Pola makan sehat umumnya dilakukan dengan cara mengurangi makanan berlemak jenuh, seperti gorengan dan makanan cepat saji. "Jenis makanan ini mengakibatkan tubuh kita menimbun kolestrol jahat dan memicu pengerasan dinding pembuluh darah," kata Mulyadi Tedjapranata, pakar kesehatan Klinik Medizone.

Selain itu, untuk membantu melancarkan sirkulasi darah, tubuh kita juga tidak boleh terlalu gemuk. Untuk menghindari obesitas, kita sebaiknya mengonsumsi makanan kaya serat, seperti sayur dan buah. "Dengan menghindari obesitas maka Anda mengurangi risiko gangguan sirkulasi darah. Sehingga, peluang terhindar dari penyakit lebih besar," ujar Mulyadi.

Tidak cukup menjaga pola makan, Anda juga harus istirahat yang cukup. Istirahat
cukup bagi orang dewasa idealnya antara delapan jam per hari. "Jangan memberikan tubuh terlalu banyak beban," ucap Marganda, pakar kesehatan Rumah Sakit Omni International Alam Sutera.

Pola hidup sehat perlu juga dilengkapi dengan olahraga rutin. Pilihan olahraganya tinggal disesuaikan dengan selera Anda. Yang penting, olahraga terjangkau secara finansial dan sesuai kebutuhan fisik kita.

Marganda mencontohkan, joging atau lari kecil-kecil bisa menjadi alternatif olahraga yang menyehatkan. Selain bisa dilakukan di mana saja, Anda juga tidak perlu repot menyiapkan peralatan atau mengalokasikan biaya khusus untuk melakukannya. "Kita pun bisa joging sendirian," kata Marganda.

Mulyadi menambahkan, apa pun jenis olahraga pilihan kita tetap harus dilakukan secara rutin, paling tidak empat kali seminggu, dengan durasi tiap sesi selama 30 menit. "Ini sudah cukup untuk membakar lemak, sekaligus menjaga kesehatan jantung dan sirkulasi darah," tegasnya.

Tak kalah pentingnya, Anda juga harus meninggalkan kebiasaan buruk, seperti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol. Menurut Mulyadi, setiap batang rokok mengandung sekitar 4.000 jenis bahan kimia berbahaya.

Sebagai gambaran, menghisap rokok sebanyak empat batang sehari bisa meningkatkan risiko serangan jantung hingga 50 persen ketimbang orang tak merokok. "Polusi dari asap kendaraan bermotor juga berperan sebagai penghambat kelancaran aliran darah," tambah Mulyadi.

Untuk memperbaiki sirkulasi darah, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen suplemen pelancar sirkulasi darah yang termasuk golongan acetylsalicyclic acid dan cilostazol. Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen herbal. "Tapi suplemen tersebut harus sudah teruji secara klinis dan diteliti oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)," tegas Mulyadi. (Raymond Reynaldi)


sirkulasi darah manusia,sistem peredaran darah,sirkulasi darah jantung,sistem sirkulasi darah pada hewan,sirkulasi darah pada janin,sirkulasi darah dewasa,sirkulasi darah janin,sirkulasi darah sistemik dan pulmonal